Ikuti Kami :

Disarankan:

Diduga Bacok Lansia hingga Tewas, Terduga Pelaku Diamankan ke Mapolres Tasikmalaya Kota

Kamis, 31 Juli 2025 | 15:09 WIB
Diduga Bacok Lansia hingga Tewas, Terduga Pelaku Diamankan ke Mapolres Tasikmalaya Kota
Diduga Bacok Lansia hingga Tewas, Terduga Pelaku Diamankan ke Mapolres Tasikmalaya Kota. Foto: NewsTasikmalaya.com/Denden.

Seorang pria berinisial A (70) dibawa ke Mapolres Tasikmalaya Kota untuk menjalani pemeriksaan intensif, usai diduga terlibat dalam kasus pembunuhan seorang lansia bernama Karna (96), warga Desa Dirgahayu, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Seorang pria berinisial A (70) dibawa ke Mapolres Tasikmalaya Kota untuk menjalani pemeriksaan intensif, usai diduga terlibat dalam kasus pembunuhan seorang lansia bernama Karna (96), warga Desa Dirgahayu, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya.

Korban ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Kampung Cilongkeang pada Kamis (31/7/2025) sekira pukul 03.30 WIB. Tubuhnya pertama kali ditemukan oleh seorang tukang ojek yang melintas di lokasi dan segera melaporkannya kepada warga sekitar.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Saputra, mengatakan pihaknya menerima laporan masyarakat mengenai penemuan orang tergeletak dengan luka di kepala. 

“Kami langsung melakukan pengecekan ke TKP dan serangkaian penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, kami mengerucut ke satu orang yang diduga sebagai pelaku,” kata Herman.

Pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke Polres untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Menurut Herman, korban ditemukan dalam kondisi luka terbuka di bagian kepala yang diduga akibat senjata tajam. 

"Kami tidak percaya korban hanya terjatuh. Dari hasil olah TKP, korban meninggal karena luka bacok," tegasnya.

Keterangan dari keponakan korban, Dadang (63), turut menguatkan dugaan pembunuhan. Ia menyebut pamannya biasa ke masjid sekitar pukul 03.00 WIB. Saat ditemukan, sorban korban menutupi kepalanya, dan ketika dibuka, tampak tiga luka bacok di bagian belakang kepala.

Dadang juga menduga pelaku adalah tetangga korban yang dikenal sering membawa senjata tajam dan kerap bertingkah labil. 

“Sering bawa golok, kapak, pisau. Marah-marah sendiri. Mungkin memang stres,” ujar Dadang.

Kapolsek Kadipaten, AKP Agus Rusman, membenarkan bahwa kasus tersebut kini telah ditangani oleh Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota. 

“Sudah dilakukan olah TKP dan pelaku sudah diamankan. Kasus ini dalam pendalaman lebih lanjut,” ujarnya.

Saat ini jenazah korban berada di RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya untuk keperluan autopsi. Polisi masih mengumpulkan barang bukti serta mendalami motif di balik aksi kekerasan tersebut.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement