Ikuti Kami :

Disarankan:

Diduga Korsleting Charger Ponsel, Ruang Penerima Tamu Gedung Kantor Wali Kota Banjar Ludes Terbakar

Kamis, 17 September 2026 | 05:59 WIB
Diduga Korsleting Charger Ponsel, Ruang Penerima Tamu Gedung Kantor Wali Kota Banjar Ludes Terbakar
Diduga Korsleting Charger Ponsel, Ruang Penerima Tamu Gedung Kantor Wali Kota Banjar Ludes Terbakar.

Gedung Kantor Wali Kota Banjar terbakar di bagian resepsionis dan ruangan Bagian Umum (16/9/2026). Api diduga picu korsleting charger HP, kerugian capai Rp500 juta.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Musibah kebakaran melanda Gedung Kantor Wali Kota Banjar, Rabu (16/9/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Kobaran api meludeskan area resepsionis atau ruang penerima tamu di bagian depan Gedung Sekretariat Daerah (Setda) serta salah satu ruangan di Bagian Umum.

Peristiwa tersebut terjadi bertepatan saat Wali Kota Banjar, Sudarsono, baru saja menyelesaikan agenda rapat di pendopo dan bersiap untuk pulang.

"Jam 10.05 saya mau pulang, dikabari ada kebakaran dan saya langsung ke sini. Jam 10.10 api masih kecil dan sempat disiram pakai air dari keran secara darurat sambil menunggu," ujar Sudarsono saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu (16/9/2026) malam.

Sudarsono mengapresiasi kesigapan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang tiba sekitar lima menit kemudian. Respons cepat tersebut berhasil memutus penyeberangan api sehingga tidak merambat ke lantai atas maupun bangunan utama lainnya.

Terdengar Suara Letupan Beruntun, Kerugian Ditaksir Capai Rp500 Juta

Berdasarkan kesaksian saksi mata di lokasi, Feri Nureka, seorang ASN Bagian Umum Setda Kota Banjar yang sedang bertugas piket, sumber api diawali oleh letupan dari dalam ruangan.

"Kedengaran suara letupan, pertama sekali, dua kali semakin cepat. Pas keluar, dari balik kaca keliatan sudah ada warna merah," ungkap Feri. 

Feri mengaku sempat mengupayakan pemadaman mandiri menggunakan air keran. Namun, api dengan cepat membesar akibat menyambar material stirofoam di sekitar area. Kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting alat pengisi daya (charger) ponsel yang ditinggalkan.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Kendati demikian, kerugian materiil akibat kerusakan fisik bangunan serta fasilitas kantor bagian depan diperkirakan mencapai Rp500 juta.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement