Ikuti Kami :

Disarankan:

“Dugem Berjamaah” bersama DJ Wisnu Santika di Lanud Wiriadinata, Sebelumnya Hindia CS Batal Tampil Gegara Diprotes Ormas Islam

Minggu, 20 Juli 2025 | 06:49 WIB
Watermark
“Dugem Berjamaah” bersama DJ Wisnu Santika di Lanud Wiriadinata, Sebelumnya Hindia CS Batal Tampil Gegara Diprotes Ormas Islam.

Meski sempat diguncang penolakan terhadap sejumlah musisi oleh organisasi masyarakat (ormas) Islam, gelaran konser Ruang Bermusik tetap berlangsung meriah di Lanud Wiriadinata, Kota Tasikmalaya, Sabtu (19/7/2025) malam. DJ Wisnu Santika sukses menjadi bintang utama yang mengguncang ribuan penonton dalam penampilan yang menjelma menjadi “dugem berjamaah”.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Meski sempat diguncang penolakan terhadap sejumlah musisi oleh organisasi masyarakat (ormas) Islam, gelaran konser Ruang Bermusik tetap berlangsung meriah di Lanud Wiriadinata, Kota Tasikmalaya, Sabtu (19/7/2025) malam. DJ Wisnu Santika sukses menjadi bintang utama yang mengguncang ribuan penonton dalam penampilan yang menjelma menjadi “dugem berjamaah”.

Penampilan DJ yang tengah naik daun di kalangan anak muda ini berlangsung selama 45 menit, dari pukul 21.30 hingga 22.15 WIB. Atmosfer konser berubah seketika menjadi layaknya klub malam, dengan penonton bergoyang mengikuti dentuman musik elektronik yang dibawakannya.

Keringat dan wajah-wajah bahagia mewarnai arena konser. Para penonton larut dalam euforia, seolah melupakan polemik yang sempat menaungi persiapan acara ini.

Salah satu penonton, Ica (25), mengaku senang bisa menyaksikan penampilan langsung DJ Wisnu Santika.

“Seru yah, yah happy lah, seharian kerja kan, jadi mengobati rasa lelah,” ujar Ica seusai acara.

Namun, Ica juga menyayangkan absennya tiga grup musik yang sebelumnya dijadwalkan tampil.

“Saat ini kan sedang naik daun, intinya senang lah ada acara gini. Cuma sayangnya Hindia, Lomba Sihir, dan .Feast tidak jadi tampil,” ungkapnya.

Sebelumnya, ketiga grup tersebut resmi dicoret dari daftar pengisi acara setelah muncul penolakan dari sejumlah elemen masyarakat, termasuk Aliansi Aktivis dan Masyarakat Muslim Tasikmalaya (Al Mumtaz). Mereka menuding Hindia membawa nilai-nilai yang bertentangan dengan ajaran Islam, bahkan mengaitkannya dengan satanisme.

“Kami tidak menolak acara Ruang Bermusik, kami menolak adanya grup musik Hindia tersebut tampil. Karena mengundang mereka sama dengan membuka pintu wasilah kekufuran,” ujar Sekretaris Al Mumtaz, Abu Hazmi, dalam keterangan tertulis, Jumat (11/7/2025) lalu.

Pihak promotor akhirnya memutuskan untuk membatalkan penampilan Hindia, Lomba Sihir, dan .Feast guna menghindari potensi gangguan keamanan. Pengumuman resmi pembatalan disampaikan melalui akun Instagram @ruang_bermusik pada Rabu (16/7/2025). Mereka juga menawarkan opsi refund bagi penonton yang telah membeli tiket.

Kendati demikian, suasana konser tetap semarak. Selain DJ Wisnu Santika, acara juga dimeriahkan oleh penampilan Rada Koplo Indonesia, Adnan Veron X HBRP FT. Kyris, dan Maliq & D’Essentials. Seluruh rangkaian hari pertama konser berlangsung aman di bawah pengawalan ketat dari jajaran TNI-Polri.

Pihak promotor menyatakan akan terus membuka ruang dialog dan berkomitmen menghadirkan kembali Hindia dan dua grup lainnya dalam acara yang lebih sesuai secara kultural dan tempat.

“Festival ini bertujuan untuk mendorong pariwisata dan menggairahkan ekonomi lokal, termasuk UMKM, hotel, dan sektor lainnya,” ujar perwakilan EO, Rizki Ginanjar Saputra, beberapa waktu lalu.

Hari kedua konser Ruang Bermusik dijadwalkan berlangsung Minggu (20/7/2025), dengan antusiasme penonton yang diperkirakan tak kalah tinggi meskipun deretan musisi yang sempat menuai kontroversi absen dari panggung utama.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement