Ikuti Kami :

Disarankan:

Dukung Gerakan Jumat Bersih di Tugu Koperasi, Owner Siloka Group Arif Hidayat Putra Ajak Pelaku Usaha Modernisasi Koperasi

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:03 WIB
Dukung Gerakan Jumat Bersih di Tugu Koperasi, Owner Siloka Group Arif Hidayat Putra Ajak Pelaku Usaha Modernisasi Koperasi
Dukung Gerakan Jumat Bersih di Tugu Koperasi, Owner Siloka Group Arif Hidayat Putra Ajak Pelaku Usaha Modernisasi Koperasi. Foto: Kristian.

Kopi Siloka mendukung aksi Gerakan Jumat Bersih Pemkot Tasikmalaya di Tugu Koperasi, Cipedes (17/7/2026). Owner Siloka Group Arif Hidayat Putra, S.E. mengajak pelaku usaha memodernisasi koperasi dan berencana membentuk koperasi karyawan.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Kehadiran stan Kopi Siloka dalam aksi "Gerakan Jumat Bersih untuk Indonesia Asri" di Kawasan Tugu Koperasi, Jalan Moch Hatta, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, sukses memantik semangat para peserta. Aksi gotong royong bersih-bersih lingkungan yang digelar pada Jumat (17/7/2026) pagi ini pun terasa lebih hangat dan semarak.

Partisipasi aktif Kopi Siloka merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya dalam menghidupkan kembali kawasan bersejarah tersebut. Kawasan Tugu Koperasi memegang nilai historis yang sangat tinggi sebagai lokasi pelaksanaan Kongres Koperasi Pertama di Indonesia pada tahun 1947 silam.

Owner Siloka Group, Arif Hidayat Putra, S.E., menyatakan bahwa sebagai unit usaha yang lahir dan tumbuh besar di Kota Tasikmalaya, pihaknya merasa terpanggil untuk menyukseskan program-program penataan kota yang diinisiasi oleh pemerintah daerah.

"Siloka ini kan bagian dari unit usaha yang ada di Kota Tasikmalaya dan lahir di sini. Jadi, dengan adanya kegiatan penataan kawasan bersejarah yang diinisiasi oleh Pemkot, khususnya oleh Pak Wali Kota, tentu sebagai pelaku usaha lokal saya sangat mendukung (support)," ujar Arif Hidayat Putra di lokasi kegiatan.

Tidak hanya mendukung aksi sosial lingkungan, pria yang akrab disapa Arif ini juga menyoroti pentingnya merevitalisasi pemikiran masyarakat, terutama generasi muda dan pelaku usaha, mengenai esensi koperasi. Menurutnya, konsep koperasi di era modern harus dipahami secara lebih luas, bukan lagi sekadar lembaga simpan pinjam konvensional.

Ia menilai pemahaman kolektif tentang koperasi harus terus dikembangkan ke arah yang lebih dinamis. Koperasi adalah sebuah model korporasi atau perusahaan bisnis bersama yang dijalankan berdasarkan kesepakatan dan kemakmuran seluruh anggotanya.

"Berbicara mengenai koperasi, saya sangat sepakat dengan esensinya. Koperasi itu bukan sekadar simpan pinjam atau ide jadul orang zaman dulu. Koperasi adalah sebuah konsep perusahaan bisnis bersama yang disepakati oleh anggota-anggotanya. Jadi, berkoperasi di era modern itu sebenarnya sangat seru dan prospektif," papar Arif.

Sebagai bukti konkret keberpihakannya pada sistem ekonomi kerakyatan ini, Arif membeberkan rencana besar Siloka Group untuk mendirikan koperasi internal yang dikhususkan bagi kesejahteraan para karyawannya.

Langkah ini dinilai sangat realistis untuk segera dieksekusi mengingat jumlah sumber daya manusia di internal perusahaannya telah melampaui syarat minimal pendirian sebuah koperasi primer.

"Kami sebenarnya memiliki rencana besar untuk membentuk koperasi khusus bagi internal karyawan. Secara regulasi dan keanggotaan, syarat kami sudah sangat memenuhi karena minimal harus ada 20 anggota, sedangkan jumlah karyawan di Siloka saat ini sudah jauh lebih banyak dari itu. Intinya, Siloka Group siap mendukung penuh kemajuan koperasi di Kota Tasikmalaya," pungkas Arif optimis.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement