Ikuti Kami :

Disarankan:

Edukasi Ratusan Pelajar Tasikmalaya, Danyon D Pelopor Satbrimob Polda Jabar Tegaskan Karakter Berkelas Dibentuk Disiplin Bukan Anarkisme

Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:46 WIB
Edukasi Ratusan Pelajar Tasikmalaya, Danyon D Pelopor Satbrimob Polda Jabar Tegaskan Karakter Berkelas Dibentuk Disiplin Bukan Anarkisme
Edukasi Ratusan Pelajar Tasikmalaya, Danyon D Pelopor Satbrimob Polda Jabar Tegaskan Karakter Berkelas Dibentuk Disiplin Bukan Anarkisme.

Brimob Polda Jabar bersama Pemkot dan IREMA Tasikmalaya menggelar diskusi panel menolak anarkisme jalanan dan dekadensi moral pelajar (15/10/2026).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Guna membendung maraknya aksi anarkisme jalanan serta degradasi moral yang melibatkan kalangan remaja, ratusan pelajar dan elemen masyarakat mengikuti diskusi panel bertajuk "Remaja Cerdas Karakter Berkelas Menolak Dekadensi Moral dan Anarkisme Jalanan", Kamis (15/10/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh LPPRM BKPRMI bersama Ikatan Remaja Masjid (IREMA) Kota Tasikmalaya tersebut dihelat di Aula Kantor Bapelitbangda Kota Tasikmalaya Lantai 3. Sebanyak kurang lebih 250 peserta yang terdiri dari pelajar SMP/SMA, guru Bimbingan Konseling (BK), tokoh agama, hingga instansi pemerintah hadir secara intensif.

Hadir sebagai salah satu pemateri utama, Komandan Batalyon (Danyon) D Pelopor Satbrimob Polda Jawa Barat, Kompol Ajang Suhendar, S.E., M.M., memberikan paparan edukatif serta peringatan tegas terkait dampak destruktif kenakalan remaja di jalanan.

Kompol Ajang menekankan bahwa keterlibatan jajaran Korps Brimob dalam ruang edukasi publik ini merupakan bentuk shock therapy positif lantaran fenomena aksi geng motor dan anarkisme remaja sudah mengarah pada ancaman keselamatan umum.

Ia mengingatkan para pelajar bahwa karakter berkelas dibentuk melalui kedisiplinan dan perjuangan nyata, bukan sekadar mengejar validasi semu di media sosial maupun jalanan.

"Oleh karena itu, energi dan adrenalin masa muda harus disalurkan ke dalam wadah prestasi fisik atau akademik yang legal," kata Kompol Ajang.

Penanggung jawab kegiatan sekaligus Dirda LPPRM BKPRMI / Ketua IREMA Kota Tasikmalaya, H. Nandang Ali Nurjaman, M.Pd., berharap agenda ini melahirkan agen perubahan (agent of change) di lingkungan sekolah masing-masing demi mewujudkan iklim Kota Tasikmalaya yang kondusif.

Sementara itu, Kabid Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Kota Tasikmalaya, H. Ajat Sudrajat, S.Sos., M.H., menegaskan pentingnya keseimbangan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

"Orang cerdas pasti akan punya kreativitas dan melahirkan inovasi untuk adaptif terhadap lingkungan dan membangun Kota Tasikmalaya dan Indonesia. Remaja harus mempunyai karakter yang berkualitas dan mudah adaptif, harus menyesuaikan dengan adanya keseimbangan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual," ujar Ajat.

Mewakili Pemerintah Kota Tasikmalaya, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, Dr. H. Uus Supangat, M.K.M., mengapresiasi kolaborasi lintas sektor ini dan mengimbau generasi muda untuk membentengi diri dari pergeseran pola kehidupan sosial yang negatif.

"Dari zaman sebelum kemerdekaan dan dari tokoh nasional, rasanya sudah banyak tokoh-tokoh nasional yang lahir dan berkembang dari masjid. Mudah-mudahan ini menjadi spirit buat kita. Kegiatan ini mudah-mudahan menjadi momentum, semoga ini menjadi kegiatan yang berkesinambungan yang terus bisa diselenggarakan," tutur Uus.

Melalui keterlibatan aktif perwakilan sekolah dan instansi terkait, kegiatan ini diharapkan memberikan dampak konkret dalam menekan potensi kerawanan sosial remaja di wilayah hukum Kota Tasikmalaya.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement