Antisipasi Cuaca Ekstrem, Polres Banjar Siagakan 450 Personel Gabungan dan Bentuk Grup WhatsApp Tanggap Bencana
Polres Banjar gelar apel siaga bencana siapkan 450 personel gabungan dan bentuk grup WhatsApp tanggap bencana, Kamis (5/11/2026).
Disarankan:
Polres Banjar memusnahkan 2.400 botol miras hasil penggerebekan gudang terselubung di Dobo pada Sabtu (17/10/2026). Wali Kota Sudarsono sebut Pemkot tengah perbaiki Perda Miras.
BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Kepolisian Resor (Polres) Banjar memusnahkan sebanyak 2.400 botol minuman keras (miras) berbagai merek atau setara 212 karton di halaman Mapolres Banjar, Sabtu (17/10/2026). Prosesi pemusnahan barang bukti tersebut disaksikan langsung oleh jajaran Unsur Forkopimda Kota Banjar serta perwakilan Front Persaudaraan Islam (FPI).
Pemusnahan ribuan botol barang haram ini merupakan hasil pengungkapan dalam rangkaian Operasi Antik Lodaya 2026 yang digelar Polres Banjar.
Keberhasilan penindakan ini berawal dari aksi penggerebekan kolaboratif antara kepolisian dan elemen masyarakat terhadap sebuah rumah kontrakan yang disulap menjadi gudang penyimpanan miras di kawasan Dobo, Kota Banjar, pada Jumat (16/10/2026) malam.
Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro, menuturkan bahwa tindakan tegas tersebut dipicu oleh laporan cepat dari warga serta Ormas FPI. Saat petugas mendatangi lokasi, bangunan rumah dalam keadaan kosong dan terkunci rapat, sehingga polisi terpaksa membongkar paksa pintu untuk mengamankan ribuan botol miras tersebut.
AKBP Didi menegaskan, jajaran Satreskrim Polres Banjar saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk memburu pemilik ribuan botol miras serta pihak penyewa rumah kosong tersebut.
“Pada saat kami melakukan penggerebekan bersama elemen masyarakat, yang ditemukan hanya rumah kosong yang terkunci. Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa pemilik miras dan pihak yang menyewa rumah itu,” ujar AKBP Didi, Sabtu (17/10/2026).
Sinergi Elemen Masyarakat dan Komitmen Pemberantasan Peledakan Miras
Kapolres Banjar mengapresiasi keberanian serta kepedulian masyarakat dan Pemerintah Kota Banjar dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Menurutnya, kemitraan antara aparat dan warga menjadi kunci utama memutus rantai peredaran miras di Kota Banjar.
“Kami berkomitmen bersama pemerintah daerah dan elemen masyarakat untuk menekan peredaran miras di Kota Banjar. Kami juga mengajak masyarakat agar terus memberikan informasi apabila menemukan dugaan pelanggaran hukum,” kata AKBP Didi.
AKBP Didi turut mengimbau masyarakat untuk tidak segan melapor ke aparat kepolisian terdekat jika mendapati indikasi tindak pidana di lingkungan sekitar agar dapat ditindaklanjuti secara hukum.
Respons Wali Kota Banjar: Apresiasi Kepolisian dan Evaluasi Perda Miras
Di lokasi yang sama, Wali Kota Banjar, Sudarsono, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polres Banjar dan elemen warga atas pengungkapan gudang miras terselubung di wilayah Dobo.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Polres Banjar yang telah mengamankan 2.400 botol miras. Ini berkat kerja sama kepolisian dengan masyarakat. Mudah-mudahan komunikasi antara aparat keamanan dan masyarakat terus terjalin dengan baik,” ungkap Sudarsono.
Sudarsono mengungkapkan, Pemerintah Kota Banjar saat ini tengah menggodok perbaikan dan penguatan Peraturan Daerah (Perda) tentang pengendalian dan pengawasan miras agar menjadi regulasi penindakan yang lebih mengikat.
“Insya Allah, perbaikan perda sudah masuk ke pemerintah daerah. Mudah-mudahan nantinya bisa menjadi payung hukum untuk mencegah kejadian serupa,” kata Sudarsono.
Guna mencegah penyalahgunaan bangunan kontrakan oleh oknum tak bertanggung jawab, Wali Kota meminta pengurus RT dan RW untuk memperketat pengawasan wajib lapor bagi warga maupun pendatang baru.
“Minimal pendatang baru harus melapor kepada RT dan RW, sehingga masyarakat bisa ikut memantau kegiatan orang-orang baru di lingkungan mereka,” imbau Sudarsono.
Pemkot Banjar berharap sinergi lintas sektor ini dapat terus terjaga secara berkelanjutan demi menjamin iklim Kota Banjar yang aman, nyaman, dan kondusif.
Polres Banjar gelar apel siaga bencana siapkan 450 personel gabungan dan bentuk grup WhatsApp tanggap bencana, Kamis (5/11/2026).
Dishub Kota Banjar tangani kerusakan lampu merah di Jalan Jenderal Polisi Hoegeng yang padam dua hari akibat korsleting jaringan kabel, Rabu (4/11/2026).
Berikut adalah informasi cuaca terkini untuk wilayah Kota Banjar dan sekitarnya.