Ikuti Kami :

Disarankan:

Hindia dan Lomba Sihir Dihapus dari Ruang Bermusik, Sponsor Turun Hingga 50 Persen

Rabu, 16 Juli 2025 | 13:16 WIB
Watermark
Hindia dan Lomba Sihir Dihapus dari Ruang Bermusik, Sponsor Turun Hingga 50 Persen. Foto: NewsTasikmalaya.com/Tian K.

Musisi Hindia dan grup Lomba Sihir resmi dihapus dari daftar penampil (line up) dalam konser musik Ruang Bermusik yang akan digelar di Lanud Wiriadinata, Kota Tasikmalaya, pada 19–20 Juli 2025.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Musisi Hindia dan grup Lomba Sihir resmi dihapus dari daftar penampil (line up) dalam konser musik Ruang Bermusik yang akan digelar di Lanud Wiriadinata, Kota Tasikmalaya, pada 19–20 Juli 2025. Keputusan ini diambil oleh pihak promotor menyusul penolakan dari sejumlah elemen organisasi masyarakat (ormas) Islam.

Penghapusan dua nama besar tersebut berdampak signifikan pada dukungan sponsor. Promotor mengungkapkan bahwa penurunan dukungan sponsor mencapai 50 persen.

"Ketika Hindia dan Lomba Sihir tidak tampil terkait sponsor sangat berpengaruh besar, bahkan penurunannya sebesar 50 persen," kata promotor Ruang Bermusik, Rizki Ginanjar Saputra, saat ditemui di salah satu acara di Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Selasa (15/7/2025).

Rizki mengakui bahwa upaya mencari pengganti untuk mengisi kekosongan line up tidak memungkinkan, mengingat waktu pelaksanaan konser yang tinggal menghitung hari.

"Tidak ada pengganti, karena tak memungkinkan mengganti dan tak bisa dikondisikan juga," ungkapnya.

Meskipun kehilangan dua pengisi acara utama dan mengalami penurunan sponsor, Rizki menegaskan bahwa penyelenggaraan Ruang Bermusik tetap menjadi prioritas utama.

"Dampak tentunya ada ya, tapi yang lebih penting acara ini harus terselenggara, karena *Ruang Bermusik* lahir di Tasik. Dan sejak awal juga ormas Islam dan Kapolres tidak antipati konser ini digelar," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pihak penyelenggara akan terus mengikuti seluruh aturan yang telah disepakati bersama berbagai pihak, sebagai bentuk komitmen untuk menjaga kondusivitas dan menghormati aspirasi semua elemen masyarakat.

"Kami mengikuti semua hasil dan ke depan evaluasinya mungkin lebih ke koordinasi dan komunikasi supaya lebih baik," ujarnya.

Rizki juga menjelaskan bahwa proses menghadirkan artis ke dalam daftar penampil membutuhkan waktu yang panjang, tidak dapat dilakukan secara mendadak. Oleh karena itu, penyesuaian terhadap line up dalam waktu dekat bukanlah hal yang mudah.

"Yang namanya line up semua berproses sejak awal. Bahkan artis saja bisa dapat dari bulan Juli atau September 2024, makanya tidak langsung seperti sekarang, butuh waktu," pungkasnya.

Dengan tetap digelarnya acara tersebut, pihak penyelenggara berharap Ruang Bermusik tetap bisa menjadi ruang ekspresi kreatif dan hiburan yang positif bagi masyarakat Tasikmalaya, dengan tetap menjaga nilai-nilai lokal dan keharmonisan bersama.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement