TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Jajaran Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota berhasil menemukan pedagang bakso Sutarno (48) dan keponakannya, Fajar (25), yang sempat diduga menjadi korban penculikan pada Minggu (19/4/2026) malam. Keduanya ditemukan di wilayah Kampung Benda, Kecamatan Cipedes, dalam keadaan selamat.
Selain mengamankan korban, pihak kepolisian juga membawa sejumlah orang yang diduga terlibat dalam peristiwa yang sempat memicu kerumunan massa di Jalan Cieunteung tersebut.
Pamapta 1 Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Jonih Jonansa, memberikan klarifikasi terkait narasi penculikan yang viral di media sosial. Menurutnya, insiden ini berakar dari kesalahpahaman antara penjual bakso dan pembeli, yang kemudian berkembang menjadi asumsi penculikan di tengah masyarakat.
"Kita bergerak cepat menangani masalah tersebut dan mengamankan kedua belah pihak, baik dari sisi tukang bakso maupun dari pihak perempuan yang merasa dilecehkan oleh penjual bakso tersebut," ungkap Ipda Jonih di Mapolres Tasikmalaya Kota.
Saat ini, kedua belah pihak tengah dimintai keterangan secara intensif oleh tim penyidik guna mengetahui kronologi sebenarnya. Ipda Jonih berharap kasus ini bisa diselesaikan melalui jalur kekeluargaan jika ditemukan kesepakatan damai.
"Masih didalami. Mudah-mudahan cepat beres, sehingga kedua belah pihak bisa saling memaafkan dan diharapkan tidak sampai ke proses hukum yang lebih jauh," ujarnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau warga yang masih berkerumun di Jalan Cieunteung atau lokasi kejadian untuk segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing. Polisi memastikan kasus ini ditangani secara profesional dan transparan.
"Masalahnya sudah ditangani oleh Polres Tasikmalaya Kota. Percayakan kepada kami, kasus ini akan diproses secara terang benderang," pungkas Ipda Jonih.