Ikuti Kami :

Disarankan:

Kebakaran Lahan 2 Hektare di Belakang SMPN 2 Banjarsari Ciamis, Damkar Gerak Cepat Cegah Api Merembet ke Sekolah

Rabu, 08 Juli 2026 | 17:36 WIB
Kebakaran Lahan 2 Hektare di Belakang SMPN 2 Banjarsari Ciamis, Damkar Gerak Cepat Cegah Api Merembet ke Sekolah
Kebakaran Lahan 2 Hektare di Belakang SMPN 2 Banjarsari Ciamis, Damkar Gerak Cepat Cegah Api Merembet ke Sekolah.

Kebakaran melanda lahan ilalang seluas dua hektare di belakang SMPN 2 Banjarsari, Ciamis, Rabu (8/7/2026) siang. Berkat respons cepat dalam waktu sembilan menit, petugas Pos WMK Banjarsari bersama Polsek dan Tagana berhasil memadamkan api sebelum merembet ke bangunan sekolah akibat tiupan angin kemarau yang kencang.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Kebakaran hebat melanda lahan vegetasi seluas kurang lebih dua hektare di area belakang bangunan SMPN 2 Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Rabu (8/7/2026) siang. Kobaran api yang melalap ilalang kering sempat memicu kepanikan pihak sekolah karena posisinya yang sangat dekat dan rawan merembet akibat tiupan angin kencang.

Beruntung, respons cepat dari petugas Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Banjarsari berhasil mengendalikan situasi secara taktis. Amukan si jago merah sukses dijinakkan sebelum sempat menyentuh kompleks bangunan sekolah, sehingga tidak ada kerusakan fasilitas pendidikan maupun korban jiwa dalam insiden ini.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengonfirmasi bahwa laporan kebakaran tersebut masuk pada pukul 13.10 WIB dari Dede Priatna (26), petugas keamanan SMPN 2 Banjarsari.

Satu unit mobil pancar pemadam langsung dikerahkan ke lokasi. Petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 13.20 WIB, hanya berselang sembilan menit dari Pos WMK, dan langsung melakukan lokalisasi api.

"Petugas segera melakukan pemadaman secara intensif karena lokasi kebakaran tepat berada di belakang sekolah. Kondisi angin saat itu cukup kencang, sehingga api sangat dikhawatirkan merembet ke bangunan utama sekolah jika terlambat ditangani," ujar Budi Rahmat, Rabu (8/7/2026) sore.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, peristiwa kebakaran pertama kali disadari sekitar pukul 13.05 WIB. Saat itu, saksi Dede Priatna yang sedang berjaga piket di sekolah dikejutkan oleh suara letupan berulang kali yang bersumber dari lahan di belakang sekolah.

Saat bergegas memeriksa ke area tersebut, Dede mendapati hamparan ilalang kering sudah terbakar hebat dan mulai meluas ditiup angin. Sadar bahaya mengancam sekolah tempatnya bekerja, ia langsung sigap menghubungi nomor darurat Pos WMK Banjarsari.

Petugas Damkar yang tiba di lokasi langsung berjibaku menyemprotkan air guna mengisolasi perimeter titik api agar tidak terus meluas. Setelah api utama padam, personel melanjutkan proses pendinginan (cooling down) dan penyisiran menyeluruh guna memastikan tidak ada sisa bara api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Dari hasil kalkulasi pemetaan pasca-kejadian, total luas lahan yang hangus terbakar diperkirakan mencapai dua hektare. Budi Rahmat menjelaskan, analisis awal penyebab kebakaran diduga kuat dipicu oleh adanya aktivitas pembakaran sampah atau ilalang oleh oknum masyarakat yang ditinggalkan begitu saja tanpa pengawasan.

"Diduga ada yang membakar ilalang, namun apinya ditinggalkan. Dengan kondisi cuaca musim kemarau yang sangat kering seperti sekarang dan ditambah embusan angin kencang, kobaran api menjadi sangat cepat meluas ke vegetasi di sekitarnya," urai Budi.

Di sela-sela penanganan, petugas Damkar juga menyempatkan diri memberikan edukasi langsung kepada pihak sekolah dan warga sekitar mengenai bahaya membuka lahan atau membersihkan rumput dengan cara dibakar selama musim kemarau.

Proses pemadaman yang berlangsung hingga pukul 15.00 WIB ini berjalan lancar berkat kerja sama tim personel Pos WMK Banjarsari, terdiri dari Dikri Nur Dena Tama, Nana Juliana, Nurholis, dan Uju Suparman, dengan dibantu oleh jajaran Polsek Banjarsari, anggota Tagana Ciamis, serta warga masyarakat setempat.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement