Ikuti Kami :

Disarankan:

Kecamatan Tawang Raih Juara Umum, Wawali Diky Candra Resmi Tutup MTQH ke-XVI Kota Tasikmalaya

Senin, 15 Juni 2026 | 12:55 WIB
Kecamatan Tawang Raih Juara Umum, Wawali Diky Candra Resmi Tutup MTQH ke-XVI Kota Tasikmalaya
Kecamatan Tawang Raih Juara Umum, Wawali Diky Candra Resmi Tutup MTQH ke-XVI Kota Tasikmalaya.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra resmi menutup gelaran Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadits (MTQH) ke-XVI tingkat Kota Tasikmalaya di Masjid Agung pada Minggu (14/6/2026) malam, di mana Kafilah Kecamatan Tawang sukses keluar sebagai juara umum dengan raihan 72 poin.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadits (MTQH) ke-XVI tingkat Kota Tasikmalaya resmi berakhir. Agenda religius yang berlangsung selama tiga hari tersebut resmi ditutup oleh Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, di Masjid Agung Kota Tasikmalaya pada Minggu (14/6/2026) malam.

Dalam kompetisi tahun ini, Kafilah Kecamatan Tawang sukses mengukir sejarah dengan keluar sebagai juara umum setelah berhasil mengumpulkan raihan 72 poin dengan akumulasi nilai mencapai 1827,75.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam dan terima kasih kepada seluruh elemen yang telah menyukseskan acara sehingga berjalan dengan aman dan lancar. Ia juga memberikan ucapan selamat kepada para pemenang, khususnya Kafilah Kecamatan Tawang yang meraih predikat juara umum.

Kendati demikian, Diky menekankan bahwa seluruh peserta yang terlibat dalam MTQH pada hakikatnya adalah pemenang. Sebab, mereka telah mendedikasikan diri untuk belajar, menghafal ayat-ayat Allah, serta menyebarkan syiar Islam demi menunjukkan kecintaan terhadap Al-Qur'an.

"Terima kasih kepada semua pihak dan para peserta dari 10 kecamatan yang telah ikut berpartisipasi. Selamat kepada Kecamatan Tawang yang telah menjadi juara umum, serta kafilah-kafilah lainnya yang telah menorehkan prestasi," ujar Diky Candra, Minggu (14/6/2026) malam.

Menurut Diky, pelaksanaan MTQH tidak sekadar menjadi ajang perlombaan untuk mencari juara, melainkan sebuah proses panjang dalam membina akhlak, karakter, dan menyiapkan generasi penerus yang mencintai Al-Qur'an. Langkah ini diharapkan mampu mempererat tali persaudaraan sekaligus menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat luas.

"Melalui ajang ini, kita berharap generasi muda bisa memahami nilai-nilai dan kandungan Al-Qur'an, mengamalkan ajarannya, serta menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari," tuturnya.

Kepada para peserta yang belum berhasil membawa pulang piala, Wawali berpesan agar tidak patah semangat dan terus konsisten dalam mengkaji serta menghafal Al-Qur'an dan hadits. Ia berharap seluruh peserta mampu menjadi duta Al-Qur'an di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

"Yang kita bangun dari acara ini bukan hanya melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, atau peserta berprestasi saja. Tetapi, tujuan utamanya adalah membangun masyarakat Qurani yang menjadikan Al-Qur'an dan Hadits sebagai fondasi kehidupan," tegas Diky.

Di tempat terpisah, Camat Tawang, Boedi Santoso, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas keberhasilan kafilahnya. Ia menilai, tanpa pertolongan Allah SWT, mustahil Kafilah Kecamatan Tawang mampu meraih prestasi tertinggi dalam MTQH ke-XVI tingkat Kota Tasikmalaya Tahun 2026 ini.

Boedi menegaskan bahwa para peserta tidak hanya mengharumkan nama wilayah kecamatan, melainkan telah ikut serta meninggikan kalimat Allah di bumi Kota Tasikmalaya. Apresiasi tinggi juga ia sampaikan kepada LPTQ Kecamatan Tawang, KUA, MUI, Forkopimcam, para ustaz pembina, serta seluruh lurah yang memberikan dukungan penuh.

"Kemenangan ini tidak datang tiba-tiba. Ini adalah buah dari tirakat, latihan sejak subuh, didikan para guru ngaji di kampung, serta doa dari ibu bapak di rumah. Jadi, piala ini adalah milik semua, milik seluruh masyarakat Kecamatan Tawang," kata Boedi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Senin (15/6/2026) siang.

Meski tengah bersukacita, Boedi mengingatkan jajarannya bahwa mempertahankan gelar juara umum di masa depan akan jauh lebih berat daripada merebutnya.

"Kami berpesan kepada semua kafilah Tawang ke depan agar bisa menjaga piala ini dengan tetap menjaga akhlak, istiqamah dalam berlatih, dan jangan cepat puas. Jadilah duta Al-Qur'an di tengah masyarakat, serta selalu jaga dan luruskan niat semata-mata karena Allah SWT," pungkas Boedi.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement