Ikuti Kami :

Disarankan:

Lahan Bambu di Cijeungjing Ciamis Terbakar, Damkar Terjunkan Personel Tangani Api

Rabu, 26 Agustus 2026 | 03:07 WIB
Lahan Bambu di Cijeungjing Ciamis Terbakar, Damkar Terjunkan Personel Tangani Api
Lahan Bambu di Cijeungjing Ciamis Terbakar, Damkar Terjunkan Personel Tangani Api.

Rumpun bambu dan semak-semak di Desa Utama, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis terbakar pada Selasa (25/8/2026) sore.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com — Peristiwa kebakaran melanda rumpun pohon bambu dan semak-semak di wilayah Dusun Kulon, RT 010/RW 004, Desa Utama, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Selasa (25/8/2026) sore. Kobaran api sempat membesar akibat terpaan angin hingga membuat warga panik dan meminta bantuan pemadam kebakaran.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengonfirmasi bahwa jajarannya bergerak cepat menuju lokasi tak lama setelah menerima kabar dari masyarakat.

“Petugas menerima laporan pada pukul 18.05 WIB dan langsung menuju lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 18.20 WIB dengan waktu respons 15 menit,” ujar Budi Rahmat, Selasa (25/8/2026) malam.

Kebakaran tersebut terjadi di lahan milik almarhumah Enih dengan luasan area terdampak sekitar 4 x 4 meter. Kejadian pertama kali diketahui oleh saksi mata, Jojon Tarjono (67), yang melihat kepulan asap dan api mulai merambat di area rumpun bambu.

Jojon lantas meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya. Namun, angin kencang membuat api kian membesar dan meluas, sehingga warga memutuskan menghubungi UPTD Pemadam Kebakaran Kabupaten Ciamis.

“Awalnya Pak Jojon melihat ada api yang membakar rumpun bambu dan semak, kemudian memanggil warga sekitar untuk berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Karena api makin membesar ditiup angin, kejadian tersebut dilaporkan ke UPTD Damkar Ciamis,” terang Budi.

Satu unit kendaraan pancar dari UPTD Damkar Mako Ciamis diterjunkan ke tempat kejadian perkara (TKP). Petugas gabungan dari Damkar, BPBD, dan masyarakat setempat bahu-membahu melokalisasi kobaran api hingga dilanjutkan dengan proses pendinginan (cooling down) guna memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi memicu kebakaran ulang.

Budi memastikannya tidak ada korban jiwa, korban luka, maupun kerugian material berarti dalam insiden ini. Adapun penyebab pasti munculnya titik api masih dalam penyelidikan.

“Setelah pemadaman dan pendinginan, petugas melakukan pengecekan secara menyeluruh untuk memastikan api benar-benar padam dan situasi di lokasi aman,” tambahnya.

Usai penanganan dinyatakan selesai pada pukul 19.20 WIB, petugas juga memberikan edukasi terkait pencegahan kebakaran dan penyelamatan (evakuasi) kepada warga sekitar, sekaligus menyosialisasikan layanan nomor darurat Damkar Kabupaten Ciamis.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement