Ikuti Kami :

Disarankan:

Pastikan Kesiapan Kuota 2027, Kemenhaj Kota Tasikmalaya Gencarkan Sosialisasi dan Verifikasi Calon Jemaah Haji

Selasa, 21 Juli 2026 | 12:45 WIB
Pastikan Kesiapan Kuota 2027, Kemenhaj Kota Tasikmalaya Gencarkan Sosialisasi dan Verifikasi Calon Jemaah Haji
Pastikan Kesiapan Kuota 2027, Kemenhaj Kota Tasikmalaya Gencarkan Sosialisasi dan Verifikasi Calon Jemaah Haji. Foto: Kristian.

Kemenhaj Kota Tasikmalaya menggelar sosialisasi dan verifikasi data calon jemaah haji kuota tahun 2027 di Masjid Agung, Selasa (21/7/2026). Jemaah diimbau segera melengkapi berkas dan cek kesehatan.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Tasikmalaya bergerak cepat mematangkan persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi. Langkah ini diwujudkan melalui sosialisasi dan verifikasi data intensif bagi para calon jemaah haji yang masuk dalam estimasi kuota keberangkatan tahun 2027.

Kegiatan sosialisasi jelang musim haji 2027 tersebut dipusatkan di Masjid Agung Kota Tasikmalaya pada Selasa (21/7/2026) pagi.

Kepala Kantor Kemenhaj Kota Tasikmalaya, Husna Mustofa, menjelaskan bahwa agenda ini digelar untuk memastikan kesiapan fisik, administrasi, serta mengonfirmasi kepastian keberangkatan seluruh calon jemaah yang terdaftar dalam kuota tersebut.

"Alhamdulillah, hari ini kita dapat menyelenggarakan sosialisasi bersama calon jemaah haji yang masuk estimasi kuota tahun 2027. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan dan mengonfirmasi ulang kepastian keberangkatan jemaah sejak dini," ujar Husna di lokasi acara.

Husna menambahkan, dalam pertemuan tersebut pihak Kemenhaj juga melalukan tahap verifikasi data secara menyeluruh. Proses validasi ini penting ditempuh untuk mengantisipasi adanya calon jemaah yang berhalangan berangkat, menunda keberangkatan, atau mengundurkan diri.

Meski demikian, pihak Kemenhaj berharap dari hasil verifikasi ini tidak banyak jemaah yang menunda, sehingga alokasi kuota haji Kota Tasikmalaya dapat terserap secara optimal sesuai dengan ketetapan yang ada.

"Proses verifikasi data ini bertujuan mendeteksi jika ada jemaah yang belum bisa berangkat di tahun 2027, yang mana harus dibuktikan dengan surat pernyataan menunda. Apabila ada calon jemaah yang wafat, hak porsinya dapat dilimpahkan kepada ahli waris atau diproses sesuai ketentuan," jelasnya.

Guna menyokong kesiapan menyeluruh, Kemenhaj Kota Tasikmalaya turut menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya. Aspek kesehatan jemaah (istitha'ah) kini menjadi syarat krusial yang wajib dipersiapkan dan dipenuhi jauh-jauh hari sebelum pelunasan.

"Kami mengupayakan agar jemaah sudah melakukan persiapan kebugaran dan pemeriksaan kesehatan sejak awal. Jadi, para calon jemaah yang dijadwalkan berangkat tahun 2027 medisnya sudah dipantau dari sekarang," tutur Husna.

Ia pun mengimbau seluruh calon jemaah untuk segera melakukan pemeriksaan kesehatan awal di puskesmas sesuai domisili masing-masing. Kendati demikian, pemeriksaan kesehatan juga diperbolehkan dilakukan di faskes daerah lain apabila jemaah sedang berada di luar kota untuk urusan pekerjaan atau domisili sementara.

Selain sektor kesehatan, Kemenhaj juga menghadirkan perwakilan Bank Syariah Indonesia (BSI) serta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). Langkah ini diambil untuk mempermudah koordinasi teknis terkait perbankan dan kesiapan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH).

"Kami menghadirkan BSI terkait kesiapan rekening dan mekanis pelunasan nanti, mengingat lebih dari 90 persen jemaah di Kota Tasikmalaya mendaftarkan porsi hajinya melalui BSI. Perwakilan KBIHU juga hadir untuk memberikan pendampingan," beber Husna.

Di akhir keterangannya, Husna mengingatkan seluruh calon jemaah untuk segera melengkapi tiga pilar utama keberangkatan haji, yaitu kesiapan dokumen, kesehatan fisik, dan kemampuan finansial.

"Tiga hal ini harus segera disiapkan karena tidak lama lagi akan memasuki tahap pelunasan. Setelah pemerintah bersama DPR menyepakati besaran BPIH, proses pelunasan biaya haji bisa langsung dilaksanakan," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement