Jadwal Sholat Hari Ini di Kota Banjar, Sabtu 11 Juli 2026
Jadwal sholat hari ini di Kota Banjar dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Disarankan:
Penemuan sejumlah batu prasejarah di wilayah Citapen, Dusun Tundagan, Desa Batulawang, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, kembali menguak keberadaan situs Batu Kasur yang sejak lama disakralkan oleh masyarakat setempat.
BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Penemuan sejumlah batu prasejarah di wilayah Citapen, Dusun Tundagan, Desa Batulawang, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, kembali menguak keberadaan situs Batu Kasur yang sejak lama disakralkan oleh masyarakat setempat.
Situs Batu Kasur dikenal lekat dengan legenda Sangkuriang. Dalam cerita rakyat Sunda, Batu Kasur dipercaya sebagai seserahan yang terjatuh dari tangan Sangkuriang saat hendak diberikan kepada Dayang Sumbi. Kisah tersebut disampaikan budayawan Kota Banjar, Ki Demang Wangsafyudin, merujuk pada catatan Prof. Yosef Iskandar dalam buku Yuganing Rajakawasa.
Secara arkeologis, Batu Kasur diyakini terbentuk akibat aktivitas vulkanik dari kawasan dataran tinggi Bandung pada masa Mesolitikum, sekitar 10 ribu hingga 40 ribu tahun lalu. Ki Demang menuturkan, hingga pertengahan 1960-an, kondisi situs tersebut masih terjaga dengan baik.
“Sekitar tahun 1965, susunan batu masih utuh, tertata menyerupai benteng pertahanan, dan memiliki aura magis yang kuat. Lokasi ini kerap dijadikan tempat bertapa,” ujarnya.
Namun, kondisi itu mulai berubah sejak 1969. Kawasan Batu Kasur mengalami eksploitasi besar-besaran, terutama untuk kebutuhan material pembangunan Bendungan Dobo, Bendungan Manganti pada periode 1971–1980, serta proyek infrastruktur jalan.
Selain Batu Kasur, masyarakat Batulawang juga mengenal keberadaan Batu Gamelan. Dalam kepercayaan lokal, batu tersebut diyakini dapat “mengeluarkan” bunyi gamelan setelah dilakukan ritual tertentu, seperti pembakaran kemenyan dan penyajian sesajen, terutama saat warga menggelar hajatan.
“Batu gamelan dahulu berada di bawah curug, di area perkebunan karet. Sejak tahun 1970-an, batu itu menghilang. Informasi terbaru menyebutkan artefak tersebut kini telah ditemukan kembali,” kata Ki Demang.
Ia berharap, temuan batu-batu prasejarah tersebut tidak dipindahkan dari lokasi asalnya, melainkan ditetapkan sebagai situs cagar budaya yang dilindungi. Menurutnya, hingga kini masih terdapat aktivitas eksploitasi yang berpotensi merusak nilai sejarah kawasan tersebut.
“Kami berharap pemerintah dan pihak berwenang benar-benar melindungi situs ini,” tegasnya.
Cerita mistis pun turut mengiringi keberadaan Batu Kasur. Warga setempat meyakini bahwa pada malam bulan purnama, suara gamelan kerap terdengar dari arah situs tersebut. Dari kawasan Pasir Galadak, bahkan disebut terdengar bunyi lesung yang ditumbuk. Namun, fenomena itu perlahan menghilang sejak pemukiman warga mulai padat pada era 1980-an.
Salah seorang warga Batulawang, Mayang, membenarkan kisah yang diwariskan para sesepuh. “Dulu sering terdengar suara gamelan seperti sedang hajatan. Bahkan ada cerita tentang kemunculan kuda-kuda yang dikaitkan dengan Prabu Siliwangi,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Batulawang, Yosep Erawan, menegaskan bahwa Batu Kasur merupakan aset desa yang memiliki nilai sakral tinggi. Ia juga meluruskan penyebutan artefak yang belakangan diamankan oleh pemerhati budaya.
“Batu itu sejak dulu sudah ada dan sangat kami sakralkan. Kami tidak mengenalnya sebagai Batu Gamelan,” kata Yosep.
Ia berharap batu purbakala yang saat ini diamankan di Pendopo Wali Kota Banjar dapat dijaga dan dilestarikan dengan baik. “Kami mendukung penuh langkah pemerintah dalam menjaga dan melestarikan peninggalan purbakala tersebut,” pungkasnya.
Jadwal sholat hari ini di Kota Banjar dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Berikut adalah informasi cuaca terkini untuk wilayah Kota Banjar dan sekitarnya.
Jadwal sholat hari ini di Kota Banjar dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.