Ikuti Kami :

Disarankan:

Penggunaan QRIS di Kota Banjar Meningkat 190,5 Persen Sepanjang 2025

Senin, 11 Agustus 2025 | 13:18 WIB
Watermark
Penggunaan QRIS di Kota Banjar Meningkat 190,5 Persen Sepanjang 2025. Foto: NewsTasikmalaya.com/Martin.

Penggunaan pembayaran digital di Kota Banjar semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal ini ditandai dengan meningkatnya akseptasi penyediaan QR Code Indonesia Standard (QRIS) sebagai alat transaksi di kalangan merchant.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com - Penggunaan pembayaran digital di Kota Banjar semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal ini ditandai dengan meningkatnya akseptasi penyediaan QR Code Indonesia Standard (QRIS) sebagai alat transaksi di kalangan merchant.

Sepanjang tahun 2025, jumlah merchant yang memanfaatkan QRIS di Banjar melonjak hingga 190,5 persen. Mulai dari pedagang mikro hingga pelaku usaha besar, QRIS kini menjadi pilihan utama transaksi di berbagai sektor. Bahkan, penggunaannya merambah ranah sosial dan keagamaan, seperti untuk donasi.

Wali Kota Banjar, Sudarsono, menyambut baik perkembangan tersebut. Menurutnya, QRIS bukan hanya berfungsi sebagai alat pembayaran, tetapi juga menjadi solusi untuk berbagai layanan publik.

“Dengan QRIS, masyarakat bisa membayar pajak bumi dan bangunan, pajak kendaraan, bahkan transaksi di layanan publik lainnya secara cepat dan aman,” ujarnya.

Sudarsono juga mengimbau seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Banjar untuk mendukung program QRIS nasional.

“Banjar punya potensi besar di wilayah Priangan Timur. Kita harus jadi pelopor,” tambahnya.

Dampak positif penggunaan QRIS juga terlihat dalam kegiatan Banjar Car Free Night baru-baru ini, di mana perputaran omzet menembus lebih dari Rp300 juta hanya dalam satu malam.

“Ini bukti bahwa daya beli masyarakat mulai pulih, ekonomi lokal mulai menggeliat,” kata Sudarsono.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Laura Rulida, turut mengapresiasi pencapaian tersebut.

"Lonjakan 190,5 persen penggunaan QRIS di Banjar menunjukkan bahwa masyarakat mulai nyaman dengan transaksi digital. Ini hasil sinergi kuat antara Pemkot Banjar dan Bank Indonesia,” ujarnya.

Laura menambahkan, QRIS tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi digital yang inklusif dan efisien.

“Kami berharap tren ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat,” tegasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement