TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Dosen Universitas Negeri Siliwangi (Unsil) dan Universitas Perjuangan (Unper) Tasikmalaya melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, pada Sabtu-Minggu (30–31/8/2025).
Kegiatan ini didukung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdikdiksaintek) melalui program Pemberdayaan Desa Binaan.
Tim pelaksana diketuai oleh Dr. Lilik Hidayanti, S.KM., M.Si dan Luh Desi Puspareni, S.T.Gizi., M.Gizi, bersama anggota, yaitu Dr. Ir. Asep Andang, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng, apt. Moch. Herdi Nurzaman, M.S.Farm, serta mahasiswa Reyhan Ali, Hamzah Adiansyah, Lubna Jaudah Khaerunisa, dan Anisa Suci Ramadhani.
Menurut Dr. Lilik Hidayanti, kegiatan ini merupakan tahun kedua program. Tahun pertama berfokus pada budidaya ikan dalam ember, sementara tahun ini menitikberatkan pada pengolahan hasil budidaya ikan lele dan kangkung. Peserta kegiatan adalah ibu-ibu PKK dan karang taruna, yang dibagi menjadi 10 kelompok dengan praktik langsung.
Selain pelatihan, masyarakat juga mendapat alat pengolahan dan bahan pendukung sebagai modal awal. Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekaligus membantu mengatasi anemia dan stunting melalui konsumsi olahan lele dan kangkung yang kaya protein dan zat besi.

Kepala Desa Santanamekar, Ade Saepudin, menyambut baik inisiatif ini. Ia berharap produk olahan lokal, seperti Cilekung (aci, lele, dan kangkung), dapat menjadi ikon kuliner desa wisata Santanamekar dan dipasarkan ke pasar, warung, hingga supermarket.
Ibu-ibu PKK dan karang taruna juga menyambut positif kegiatan ini. Salah satunya, Sindi Nurul Aolia, menyebut kegiatan ini sangat bermanfaat karena bisa menambah keterampilan sekaligus membuka peluang usaha bagi warga.