Ikuti Kami :

Disarankan:

Polisi Lakukan Autopsi Jenazah Remaja Korban Bentrok di Mangkubumi Tasikmalaya, Penyidik Dalami Penyebab Kematian

Kamis, 03 September 2026 | 12:40 WIB
Polisi Lakukan Autopsi Jenazah Remaja Korban Bentrok di Mangkubumi Tasikmalaya, Penyidik Dalami Penyebab Kematian
Polisi Lakukan Autopsi Jenazah Remaja Korban Bentrok di Mangkubumi Tasikmalaya, Penyidik Dalami Penyebab Kematian. Foto: NewsTasikmalaya.com/Asep Juhariyono

Kasat Reskrim AKP Januar Rangga Fardhela mengatakan autopsi dilakukan di Bandung untuk memastikan penyebab kematian korban. Polisi masih mendalami kasus tersebut dengan mengumpulkan alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Polres Tasikmalaya Kota melakukan autopsi terhadap jenazah remaja berinisial IMM (16) yang meninggal dunia setelah diduga menjadi korban bentrokan antara anggota kelompok geng motor dengan sekelompok orang tidak dikenal (OTK) di Jalan E.Z. Muttaqin, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

Autopsi dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban yang sebelumnya mengalami luka serius di bagian kepala usai insiden yang terjadi pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 02.15 WIB.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Januar Rangga Fardhela mengatakan, jenazah korban telah dibawa ke Bandung untuk menjalani pemeriksaan autopsi oleh tim forensik.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan guna memperoleh bukti ilmiah yang dapat mendukung proses penyidikan dan mengungkap secara jelas penyebab kematian korban.

"Untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian korban, kami telah melakukan autopsi terhadap jenazah di Bandung. Hasilnya masih menunggu dari tim forensik," ujar AKP Januar Rangga Fardhela, kepada NewsTasikmalaya.com, Kamis (3/9/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diketahui berada dalam satu sepeda motor Honda Beat bersama dua rekannya, yakni ZG (18) dan RA (17). Ketiganya diketahui berboncengan tiga saat melintas di kawasan Jalan E.Z. Muttaqin, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

Saat itu, mereka diduga terlibat bentrok dengan sekelompok orang yang hingga kini masih dalam penyelidikan polisi. Dalam kejadian tersebut, IMM yang berada di posisi depan sepeda motor diduga menjadi sasaran pemukulan menggunakan benda tumpul.

Akibat pukulan yang mengenai bagian kepala, korban langsung mengalami luka berat dan tidak sadarkan diri. Kedua rekannya kemudian membawa IMM ke Rumah Sakit Hermina Tasikmalaya untuk mendapatkan perawatan medis.

Meski sempat mendapatkan penanganan intensif dari tim medis, kondisi korban terus memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (2/9/2026).

AKP Januar Rangga Fardhela menegaskan, penyidik saat ini masih bekerja mengumpulkan alat bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi guna mengungkap kronologi lengkap peristiwa tersebut.

Selain memeriksa lokasi kejadian perkara (TKP), penyidik juga telah meminta keterangan dari dua rekan korban yang berada di lokasi saat kejadian serta saksi-saksi lainnya yang mengetahui peristiwa tersebut.

"Kami masih melakukan pendalaman terkait dugaan bentrok tersebut, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat. Semua keterangan saksi dan hasil pemeriksaan forensik akan menjadi bagian penting dalam proses penyidikan," katanya.

Polisi belum menyimpulkan motif maupun pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa yang menewaskan remaja asal Kecamatan Bungursari tersebut. Hasil autopsi diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas terkait luka yang dialami korban serta penyebab pasti kematiannya.

Hingga kini, Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan memastikan kasus tersebut dapat ditangani secara tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement