Ikuti Kami :

Disarankan:

Prabowo: Korupsi Harus Diberantas hingga ke Akar Demi Kemajuan Bangsa

Jumat, 28 Agustus 2026 | 07:37 WIB
Prabowo: Korupsi Harus Diberantas hingga ke Akar Demi Kemajuan Bangsa
Prabowo: Korupsi Harus Diberantas hingga ke Akar Demi Kemajuan Bangsa. Foto: BPMI Setpres

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memberantas korupsi hingga ke akar-akarnya dan memastikan seluruh aset negara dikelola secara jujur serta transparan.

JEMBRANA, NewsTasikmalaya.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmen pemerintah dalam memberantas korupsi dan berbagai bentuk penyelewengan yang merugikan negara. 

Melansir laman resmi setkab.go.id, Jumat (28/8/2026), seluruh aset dan kekayaan bangsa harus dikelola secara jujur, transparan, dan bertanggung jawab untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara peluncuran sekaligus peletakan batu pertama (groundbreaking) Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 Gigawatt Peak (GWp) di Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa, (25/8/2026).

Dalam kesempatan itu, Presiden menegaskan bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk menghadapi berbagai tantangan dan hambatan yang muncul di tengah proses pembangunan nasional. Menurutnya, kekuatan bangsa harus dibuktikan melalui kerja nyata yang mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kita walaupun menghadapi cobaan, walaupun kita hadapi rintangan, hambatan, kita kuat. Kita mampu. Kita buktikan terus,” ujar Presiden Prabowo. 

Pengelolaan Aset Negara Harus Transparan dan Bertanggung Jawab

Presiden menekankan bahwa seluruh kekayaan negara harus dikelola dengan penuh integritas. Ia menyebut pengelolaan aset bangsa tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga harus dilandasi rasa cinta tanah air, patriotisme, serta tanggung jawab besar kepada rakyat Indonesia.

Menurut Presiden, setiap rupiah yang berasal dari sumber daya dan kekayaan negara harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Semua aset bangsa, semua kekayaan bangsa harus dikelola dengan sebaik-baiknya, dengan sejujur-jujurnya, dengan dasar patriotisme, cinta tanah air, cinta rakyat, rasa tanggung jawab yang sangat besar,” tegasnya.

Korupsi Harus Diberantas Sampai ke Akar

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo secara tegas menyatakan bahwa korupsi masih menjadi salah satu tantangan besar yang harus dihadapi Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah akan terus memperkuat langkah-langkah pemberantasan korupsi hingga ke akar-akarnya.

Ia menegaskan bahwa segala bentuk penyimpangan dalam pengelolaan keuangan negara tidak boleh dibiarkan karena dapat menghambat pembangunan dan mengurangi manfaat yang seharusnya diterima masyarakat.

“Penyelewengan, korupsi, harus kita perangi. Harus kita berantas sampai ke akar-akarnya. Kita harus punya tekad itu,” ujar Presiden.

Komitmen tersebut, lanjut Presiden, merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Penghentian Kebocoran Anggaran Perkuat Program Pembangunan

Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya menyelamatkan keuangan negara dari berbagai kebocoran anggaran. Menurutnya, dana yang berhasil diselamatkan dari praktik korupsi dapat dialihkan untuk membiayai berbagai program strategis yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Dana tersebut dapat digunakan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, memperluas akses energi, meningkatkan layanan pendidikan dan kesehatan, serta mendukung berbagai program kesejahteraan rakyat.

“Uang itu dari yang kita selamatkan, dari korupsi-korupsi yang berjalan selama ini. Kita hentikan kebocoran-kebocoran itu,” kata Presiden.

Ia meyakini bahwa semakin besar kemampuan negara dalam menjaga dan mengelola keuangan secara efektif, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan masyarakat di berbagai daerah.

Apresiasi Peningkatan Kinerja BUMN

Selain menyoroti pemberantasan korupsi, Presiden juga memberikan apresiasi terhadap peningkatan kinerja sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Menurutnya, capaian positif tersebut menunjukkan bahwa tata kelola perusahaan yang baik dan kepemimpinan yang kuat mampu menghasilkan perubahan signifikan.

Presiden menilai reformasi manajemen serta peningkatan profesionalisme di lingkungan BUMN menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan dan efisiensi perusahaan negara.

“Saya besar hati dengan capaian-capaian yang telah kita capai,” pungkas Presiden.

Pernyataan Presiden Prabowo tersebut sekaligus menegaskan arah kebijakan pemerintah yang berfokus pada penguatan tata kelola pemerintahan, pemberantasan korupsi, dan optimalisasi pemanfaatan kekayaan negara demi mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement