BANDUNG, NewsTasikmalaya.com – Libur panjang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik, bersilaturahmi hingga berwisata. Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya mobilitas penumpang kereta api di sejumlah stasiun wilayah Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan tingginya jumlah penumpang selama periode libur panjang menunjukkan kereta api semakin diminati masyarakat sebagai moda transportasi untuk perjalanan wisata maupun mengunjungi keluarga.
Menurutnya, selama lima hari libur panjang pada 21-25 Agustus 2026, Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong menjadi salah satu pusat pergerakan penumpang Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ).
"Selama lima hari libur panjang, 21-25 Agustus 2026, Stasiun Bandung dan Kiaracondong jadi pusat pergerakan KA Jarak Jauh. Banyak yang memanfaatkan waktu ini untuk menikmati alam, budaya, dan kuliner Bandung," kata Kuswardojo, Kamis (27/8/2026).
Berdasarkan data KAI Daop 2 Bandung, jumlah pergerakan penumpang di Stasiun Bandung selama periode tersebut cukup tinggi.
Tercatat sebanyak 27.814 penumpang berangkat dari Stasiun Bandung. Sementara jumlah penumpang yang datang mencapai 28.948 orang.
Tidak jauh berbeda, Stasiun Kiaracondong juga melayani puluhan ribu pengguna jasa kereta api. Sebanyak 14.280 penumpang tercatat berangkat, sedangkan jumlah penumpang datang mencapai 13.615 orang.
Tingginya angka tersebut menunjukkan bahwa perjalanan menggunakan kereta api menjadi salah satu pilihan masyarakat selama momentum libur panjang.
Selain untuk mudik dan bersilaturahmi, perjalanan tersebut juga didominasi masyarakat yang memanfaatkan waktu libur untuk menikmati berbagai destinasi wisata, budaya, serta kuliner di wilayah Bandung dan sekitarnya.
Stasiun Tasikmalaya hingga Banjar Ikut Dipadati Penumpang
Peningkatan mobilitas penumpang tidak hanya terjadi di wilayah Bandung. Sejumlah stasiun di kawasan Priangan Timur, termasuk Tasikmalaya dan Banjar, juga mencatat pergerakan penumpang yang cukup tinggi.
Stasiun Tasikmalaya tercatat melayani 6.388 penumpang berangkat dan 6.140 penumpang datang selama periode libur panjang tersebut.
Sementara itu, Stasiun Banjar mencatat sebanyak 3.713 penumpang berangkat dan 3.536 penumpang datang.
Adapun Stasiun Garut juga menunjukkan mobilitas yang cukup tinggi dengan 3.439 penumpang berangkat dan 3.460 penumpang datang.
"Data ini menunjukkan pergerakan tidak hanya di Bandung. Tasikmalaya, Banjar, dan Garut juga punya daya tarik wisata, budaya, dan kuliner yang diminati," ujar Kuswardojo.
Angka tersebut memperlihatkan bahwa wilayah Priangan Timur turut menjadi tujuan perjalanan masyarakat selama libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW.
Tasikmalaya, Banjar, dan Garut sendiri memiliki beragam destinasi wisata dan kuliner yang dapat menjadi pilihan masyarakat untuk mengisi masa liburan.
Penumpang KA Lokal Siliwangi Juga Meningkat
Mobilitas penumpang juga terlihat pada layanan KA Lokal Siliwangi dengan relasi Cipatat-Sukabumi. Selama periode libur panjang, Stasiun Cianjur melayani 6.767 penumpang berangkat dan 7.063 penumpang datang.
Sementara di Stasiun Cipatat, tercatat sebanyak 3.427 penumpang berangkat dan 3.981 penumpang datang.
Kondisi tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api untuk melakukan perjalanan selama momentum libur panjang.
KAI Dorong Masyarakat Gunakan Kereta Saat Liburan
Kuswardojo menilai kereta api memiliki sejumlah keunggulan bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan saat masa liburan.
Selain dinilai lebih aman dan nyaman, perjalanan menggunakan kereta api juga memiliki keunggulan dari sisi ketepatan waktu. Masyarakat tidak perlu terlalu khawatir menghadapi kepadatan lalu lintas yang berpotensi terjadi selama masa liburan.
Penggunaan kereta api juga dinilai dapat membantu mengurangi kemacetan sekaligus menekan penggunaan kendaraan pribadi di jalan raya.
Di tengah tingginya mobilitas penumpang, KAI Daop 2 Bandung juga mengingatkan seluruh pengguna jasa untuk ikut menjaga kebersihan dan fasilitas yang tersedia di stasiun.
Kebersihan dan fasilitas umum yang terjaga diharapkan dapat menciptakan suasana perjalanan yang nyaman bagi seluruh pengguna jasa kereta api.
"KAI Daop 2 Bandung berkomitmen memberikan pelayanan terbaik saat mobilitas tinggi. Terima kasih kepada pelanggan yang memilih kereta. Kami pastikan perjalanan aman, selamat, dan sampai tujuan tepat waktu," pungkas Kuswardojo.
Tingginya jumlah penumpang pada libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi gambaran bahwa kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat untuk berbagai kebutuhan perjalanan, baik mudik, bersilaturahmi maupun berwisata.