TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Sebuah video berdurasi 37 detik viral di media sosial memperlihatkan seorang remaja pria mengendarai sepeda motor dengan wajah penuh luka. Dalam rekaman itu, terdengar suara perempuan yang menyebut adanya pengeroyokan di kawasan Jalan Buninagara 2, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya.
“Di Buninagara 2 ada yang dikeroyok, berdarah. Gusti, mengisi hari kemerdekaan malah kayak gini. Istigfar, istigfar, sudah merdeka malah berkelahi,” ucap perempuan perekam dalam video tersebut.
Setelah ditelusuri, insiden itu terjadi pada Sabtu (16/8/2025) malam, saat warga sedang menggelar pawai karnaval menyambut peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia.
Kapolsubsektor Cipedes Polsek Indihiang, IPTU Jajang Kurniawan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut kasus sudah diselesaikan secara musyawarah bersama tokoh masyarakat.
“Iya benar ada kejadian itu, kejadiannya di Jalan Buninagara, Kecamatan Cipedes. Sudah musyawarah kemarin malam, sudah beres,” ujar Jajang saat dikonfirmasi Minggu (17/8/2025) malam.
Menurutnya, kericuhan berawal saat seorang pria yang diduga dalam pengaruh alkohol mengendarai sepeda motor dan diduga sengaja menabrak Ketua RW setempat. Hal itu memicu emosi warga.
“Jadi kejadiannya ada seorang pria diduga mabuk, mengendarai sepeda motor, sengaja menabrak Ketua RW. Warga terpancing, memukuli pria tersebut. Informasi yang saya dapat, pria itu dipukuli oleh kurang lebih 15 orang warga, jadi korban babak belur,” jelas Jajang.
Aparat kepolisian bersama Babinsa kemudian turun tangan meredam situasi. Proses mediasi dilakukan di Kantor Polsubsrektor Cipedes, hingga pihak-pihak yang terlibat sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
“Sudah diselesaikan oleh tokoh masyarakat, sama oleh Babinsa. Informasinya pria tersebut terkenal kerap membuat onar,” tambahnya.
Dalam foto yang diterima redaksi, tampak mediasi antara perwakilan warga, aparat kepolisian, dan pria yang dikeroyok. Hasilnya, kedua pihak sepakat membuat surat pernyataan damai.