Ikuti Kami :

Disarankan:

Rumah Semi Permanen di Panjalu Ciamis Terbakar, Diduga Dipicu Tungku Hawu yang Ditinggal Memasak

Kamis, 09 Juli 2026 | 18:29 WIB
Rumah Semi Permanen di Panjalu Ciamis Terbakar, Diduga Dipicu Tungku Hawu yang Ditinggal Memasak
Rumah Semi Permanen di Panjalu Ciamis Terbakar, Diduga Dipicu Tungku Hawu yang Ditinggal Memasak. Foto: Istimewa

Sebuah rumah semi permanen milik Okom Komara di Desa Sandingtaman, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, terbakar pada Kamis (9/7/2026) pagi.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Sebuah rumah semi permanen milik Okom Komara (55), warga Dusun Karoya, RT 004 RW 002, Desa Sandingtaman, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, mengalami kebakaran pada Kamis (9/7/2026) pagi. Kebakaran diduga berasal dari tungku hawu yang masih menyala saat ditinggalkan pemilik rumah.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, sebagian bangunan rumah mengalami kerusakan dengan kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp10 juta.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan laporan kebakaran diterima Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Kawali pada pukul 07.38 WIB. Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 07.58 WIB.

“Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan dan tiba di lokasi dengan waktu respons sekitar 20 menit,” ujar Budi Rahmat.

Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, kebakaran bermula ketika pemilik rumah sedang memasak menggunakan tungku hawu di dapur. Setelah selesai menyalakan tungku, korban meninggalkan dapur untuk mencuci pakaian.

Tak lama kemudian, warga sekitar berteriak memberitahukan adanya kebakaran. Saat keluar rumah, Okom mendapati api sudah membesar dan membakar bagian dapur rumahnya.

“Korban sedang memasak menggunakan tungku hawu, kemudian ditinggalkan untuk mencuci pakaian. Saat mendengar teriakan warga, korban keluar dan melihat api sudah membesar di area dapur,” jelas Budi.

Melihat kobaran api, warga sekitar bersama pemilik rumah langsung berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Berkat kesigapan warga, api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke seluruh bangunan rumah.

Meski api telah berhasil dipadamkan warga, pemilik rumah tetap melaporkan kejadian tersebut kepada Pos WMK Kawali. Langkah itu dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa dan berpotensi memicu kebakaran kembali.

Setibanya di lokasi, petugas Damkar melakukan pemeriksaan menyeluruh pada area yang terbakar. Selain memastikan kondisi benar-benar aman, petugas juga melakukan pendataan kejadian dan memberikan edukasi kepada warga mengenai layanan darurat 112 serta layanan UPTD Damkar Kabupaten Ciamis.

Rumah yang terbakar merupakan bangunan semi permanen berukuran 3 x 9 meter. Sementara area yang terdampak kebakaran diperkirakan seluas 3 x 4 meter.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari tungku hawu yang masih menyala saat ditinggalkan pemilik rumah. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini,” kata Budi.

Akibat kebakaran tersebut, pemilik rumah mengalami kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp10 juta. Penanganan dilakukan menggunakan satu unit mobil pancar dari Pos WMK Kawali dengan melibatkan personel Damkar, perangkat desa, serta masyarakat setempat.

Operasi penanganan dan pemeriksaan lokasi berlangsung hingga pukul 08.20 WIB. Setelah memastikan tidak ada lagi potensi kebakaran lanjutan, petugas kembali ke pos dan situasi dinyatakan aman.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan tungku tradisional maupun peralatan memasak lainnya, terutama ketika meninggalkan dapur dalam keadaan api masih menyala.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement