Ikuti Kami :

Disarankan:

Sumur di Depan Kantor Kecamatan Purwaharja Kota Banjar Jadi Andalan Air Warga Saat Kemarau

Senin, 28 September 2026 | 18:19 WIB
Sumur di Depan Kantor Kecamatan Purwaharja Kota Banjar Jadi Andalan Air Warga Saat Kemarau
Sumur di Depan Kantor Kecamatan Purwaharja Kota Banjar Jadi Andalan Air Warga Saat Kemarau. Foto: NewsTasikmalaya.com/Sukirman.

Sumur aset Pemkot Banjar di depan Kantor Kecamatan Purwaharja jadi andalan air warga saat kemarau, sanggup pasok hingga 10 tangki per hari (28/9/2026).

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Sumur yang berada tepat di depan Kantor Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat, menyimpan fungsi penting bagi masyarakat sekitar. Selain tercatat secara resmi sebagai aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar, sumur tersebut menjadi salah satu penopang utama pasokan air bersih warga, terutama di musim kemarau.

Camat Purwaharja, Erik Kiswanto, menjelaskan bahwa fasilitas tersebut diperuntukkan sepenuhnya bagi masyarakat umum yang membutuhkan air bersih, bukan untuk kebutuhan internal instansi kecamatan. Pihak kecamatan sendiri telah memiliki sumber air terpisah untuk operasional harian.

“Sumur yang ada di depan ini memang aset Pemerintah Kota Banjar. Sehari-hari dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat, siapa pun yang membutuhkan,” ujar Erik Kiswanto, Senin (28/9/2026).

Ketahanan debit air sumur ini terbilang istimewa. Meski mengalami penurunan permukaan saat musim kemarau tiba, sumur ini terbukti tidak sampai mengering dan memiliki daya pemulihan (recharge) air yang relatif cepat.

Dalam kondisi kemarau, sumur tersebut mampu menyuplai kebutuhan sekitar 8 hingga 10 truk tangki air per hari, di mana masing-masing tangki berkapasitas 5.000 liter (total mencapai 40.000–50.000 liter per hari).

“Penurunan permukaan air tetap ada, tetapi airnya masih terjaga dan bisa kembali dengan cepat,” ungkap Erik.

Mengenai kedalaman spesifik serta sumber utama pasokan air tanahnya, Erik menyebut hal itu masih memerlukan kajian teknis lebih lanjut.

Namun secara kondisi geografis, keberlanjutan debit air ini diduga kuat dipengaruhi oleh sistem aliran air tanah kawasan Purwaharja yang dikelilingi dataran tinggi, seperti di wilayah timur dan sekitar Batalyon Infanteri Raider 323/Buana Ridha, serta berada di dalam Kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS).

Keberadaan sumur aset Pemkot ini menjadi perhatian penting, terutama dalam menjaga kondisi fisik dan keberlanjutan air tanah guna mengantisipasi krisis air bersih warga di masa mendatang.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement