Jadwal Samsat Keliling Kota Tasikmalaya Hari Ini, Jumat, 9 Oktober 2026, Ini Syarat dan Lokasinya
Layanan jemput bola ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang pengurusan dokumen kendaraan bermotor.
Disarankan:
Tim Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota dipimpin Ipda Iyan Budi bertolak ke Polda NTT (9/10/2026) untuk memeriksa dan menjemput V.A.T (23), pelaku penganiayaan maut pemotor.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya Kota bergerak cepat bertolak ke Nusa Tenggara Timur (NTT) guna menjemput V.A.T. (23), terduga pelaku kekerasan maut yang sempat melarikan diri ke Pulau Timor.
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Januar Rangga Fardhela, mengatakan bahwa saat ini tim penyidik yang dipimpin Kanit Resum Ipda Iyan Budi sudah berada di Mapolda NTT untuk memeriksa terduga pelaku secara intensif.
"Saat ini yang diduga pelaku sedang diperiksa oleh pihak Reskrim Polres Tasikmalaya Kota di Polda NTT, dipimpin langsung oleh Kanit Resum Ipda Iyan Budi," ujar AKP Januar Rangga Fardhela, Jumat (9/10/2026) pagi.
Sebelumnya, pelarian V.A.T. yang menyebabkan seorang pemotor tewas di Kota Tasikmalaya akhirnya terhenti setelah ditangkap tim gabungan Unit Resmob Ditreskrimum Polda NTT dan Satreskrim Polres Timor Tengah Selatan (TTS) pada Kamis (8/10/2026) pagi di rumah keluarganya di wilayah Oepuah, Kecamatan Kota Soe, Kabupaten TTS.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTT, Kombes Pol. Ricardo Condrat Yusuf, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan usai menerima koordinasi dan permintaan bantuan teknis (back up) dari Polres Tasikmalaya Kota.
Insiden kekerasan fatal itu sendiri terjadi pada Minggu (30/8/2026) sekira pukul 02.50 WIB. V.A.T. diduga kuat menendang sepeda motor yang tengah dikendarai korban hingga terjatuh keras. Benturan tersebut mengakibatkan korban mengalami kejang-kejang dan meninggal dunia di rumah sakit dua hari kemudian, saat dalam perawatan.
Usai menjalani pemeriksaan awal oleh tim penyidik Polres Tasikmalaya Kota di Mapolda NTT, terduga pelaku selanjutnya akan diterbangkan menuju Kota Tasikmalaya guna mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.
Layanan jemput bola ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang pengurusan dokumen kendaraan bermotor.
Layanan sim keliling ini menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang ingin memperpanjang sim tanpa harus datang langsung ke kantor Satpas Polres.
Terduga pelaku penganiayaan maut V.A.T (23) yang menendang pemotor hingga tewas di Tasikmalaya ditangkap tim gabungan di NTT atas koordinasi Polres Tasikmalaya Kota.