Ikuti Kami :

Disarankan:

Tinjau Rutilahu Cikalang dan Septic Tank Tuguraja, Wali Kota Viman Tegaskan Posyandu Jadi Ujung Tombak 6 SPM

Selasa, 03 November 2026 | 15:34 WIB
Tinjau Rutilahu Cikalang dan Septic Tank Tuguraja, Wali Kota Viman Tegaskan Posyandu Jadi Ujung Tombak 6 SPM
Tinjau Rutilahu Cikalang dan Septic Tank Tuguraja, Wali Kota Viman Tegaskan Posyandu Jadi Ujung Tombak 6 SPM. Foto: Kristian.

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadan tinjau pembangunan Rutilahu dan septic tank, sebut Posyandu jadi ujung tombak 6 SPM, Selasa (3/11/2026).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadan, meninjau langsung proses pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu/RTLH) di wilayah Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang, pada Selasa (3/11/2026) pagi.

Selain mengecek progres Rutilahu, Viman melanjutkan peninjauan ke lokasi pembangunan tangki pembuangan kotoran (septic tank) di wilayah Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung.

Peninjauan lapangan tersebut dilakukan Viman bersama Ketua TP PKK Kota Tasikmalaya sekaligus Pembina Posyandu, dr. Elvira Kamarrow Putri, jajaran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta unsur pimpinan kelurahan dan kecamatan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan implementasi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di tingkat Posyandu berjalan optimal di tengah masyarakat.

Viman menegaskan, peran Posyandu saat ini tidak lagi sebatas mengurusi pelayanan kesehatan balita dan lansia, melainkan telah bertransformasi menjadi garda terdepan dalam pemenuhan seluruh kebutuhan dasar masyarakat. Salah satu aspek SPM tersebut mencakup urusan Pekerjaan Umum (PU), yaitu kelayakan tempat tinggal dan permukiman warga.

"Mungkin masyarakat masih berpandangan bahwa Posyandu ini hanya terkait sengan kesehatan, tapi sebetulnya ada enam pelayanan minimal yang harus dilakukan oleh pemda itu ujung tombaknya itu ada di Posyandu, nah salah satunya adalah mengenai kelayakanan permukiman," ujar Viman, Selasa (3/11/2026).

Viman memaparkan bahwa lokasi Rutilahu yang ditinjau di Kelurahan Cikalang merupakan tindak lanjut dari hasil pendataan dan laporan kader Posyandu setempat. Penerima manfaat memperoleh bantuan melalui program kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya dan Pemerintah Pusat via Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

"Kan ada 820 bantuan Rutilahu dari pemerintah pusat yang disebur BSPS di sajaz dan ini salah satunya. Kemudian sumbernya dari mana? Ya dari laporan, verifikasi dari Posyandu dan fasilitator yang ada di kewiliayahan," ucapnya.

Viman memastikan fisik bangunan Rutilahu dikerjakan sesuai standar hunian layak yang memenuhi empat kaidah utama, yakni memiliki sirkulasi udara yang memadai, sistem sanitasi yang bersih, pencahayaan alami yang cukup, serta struktur bangunan yang kokoh dan tidak bocor.

Verifikasi Akurasi Data Bansos dan Ungkapan Syukur Penerima Manfaat

Selain mengecek teknis bangunan fisik, Wali Kota Tasikmalaya turut memverifikasi validitas data penerima bantuan sosial (bansos) di lapangan.

"Selain itu juga kita cek bagaimana desilbya, bagaimana aktifnya bantuan sosial, baik itu bantuan sosial yang dari pusat maupun daerah, tadi kita temukan desilnya sudah betul di desil 1 dan 2, tapi aktivitas untuk bantuan pangan atau bantuan sosialnya sembakonya itu belum aktif," katanya.

Viman menekankan krusialnya pemutakhiran data agar program jaminan sosial tepat sasaran kepada warga miskin yang paling membutuhkan.

"Jadi mudah-mudahan Wali Kota ada di sini, kita hadir di sana pastikan SPM dan nantii outputnya juga akan lebih, di Tasik ini masih banyak yang membutuhkan layak huninya itu, tapi dengan kemampuan pemkot, pusat, termasuk provinsi ya kita sama-sama satu persatu kita bereskan," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang penerima bantuan Rutilahu, Diki Suherman, warga Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang, tidak mampu menyembunyikan rasa haru dan syukurnya usai dikunjungi langsung oleh orang nomor satu di Kota Tasikmalaya tersebut. Selain perbaikan rumah, Diki juga menerima bantuan paket sembako.

"Alhamdulilah merasa terbantu. Mudah-mudahan pak Viman sukses," kata Diki.

Diki menceritakan bahwa bagian belakang rumahnya sudah lama mengalami kerusakan parah akibat tertimpa dan terangkat oleh perakaran pohon kersen.

"Paling belakang rusak, karena ada pohon kersen, jadi akarnya kebawa lalu roboh," pungkas Diki.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin