TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Produk fashion, kriya, hingga beragam kerajinan lokal menjadi bagian dari daya tarik zona Ragam Karya dalam gelaran Sawarga Tasikmalaya 2026. Pameran ini memberikan kesempatan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produk unggulan sekaligus memperluas promosi kepada masyarakat.
Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya tersebut mendapat perhatian dari Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus dan Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Ekonomi Digital, Tiar Nabilla Karbala.
Keduanya mengunjungi kawasan Sawarga pada Minggu (1/11/2026), didampingi Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan. Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau langsung berbagai produk dan aktivitas yang ditampilkan para pelaku usaha.
Zona Ragam Karya menghadirkan pameran produk unggulan UMKM dan ekonomi kreatif. Berbagai produk fashion, kriya, serta kerajinan lokal dipamerkan untuk menunjukkan keterampilan dan kreativitas pelaku usaha di Kota Tasikmalaya.
Kehadiran pameran ini juga menjadi etalase bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat hasil karya daerah, sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM menjangkau konsumen secara langsung.
Libatkan 93 UMKM Binaan
Sawarga Tasikmalaya 2026 melibatkan sebanyak 93 UMKM binaan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (KUMKM Perindag) Kota Tasikmalaya serta Bank Indonesia Perwakilan Tasikmalaya.
Melalui kegiatan tersebut, para pelaku usaha mendapat ruang untuk memperkenalkan produk, membangun interaksi dengan calon konsumen, dan memperluas jangkauan promosi.
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengapresiasi rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-25 yang memberikan kesempatan kepada UMKM untuk tampil dan menunjukkan produk unggulannya.
“Rangkaian Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya kami isi dengan berbagai kegiatan yang memberi ruang bagi UMKM untuk tampil dan memperkenalkan produknya. Sawarga menjadi salah satu contoh bagaimana perayaan kota dapat menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus mengangkat karya, rasa, dan pesona Tasikmalaya,” ujar Viman.
Sementara itu, Wamendagri Akhmad Wiyagus turut memberikan apresiasi terhadap produk lokal yang ditampilkan melalui zona Ragam Karya.
Menurutnya, produk daerah memiliki peluang untuk memberikan nilai tambah apabila didukung kualitas, inovasi, serta ruang promosi yang memadai.
“Ragam Karya menunjukkan bahwa produk lokal memiliki nilai tambah ketika didukung kualitas, inovasi, dan ruang promosi yang lebih luas. Saya mengapresiasi pelaku UMKM yang terus menjaga kreativitas dan identitas daerah dalam produknya,” ungkapnya.
Kolaborasi Angkat Potensi Daerah
Sawarga Tasikmalaya 2026 merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Tasikmalaya, Bank Indonesia Perwakilan Tasikmalaya, dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda).
Selain Ragam Karya, kegiatan ini juga menghadirkan zona Ragam Rasa yang menyuguhkan aneka kuliner lokal serta Ragam Pesona yang menampilkan seni, budaya, dan kreativitas masyarakat.
Ketiga zona tersebut dirancang untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah dalam satu rangkaian kegiatan. Melalui Sawarga, produk UMKM, kuliner, serta kekayaan budaya Tasikmalaya mendapat ruang untuk dikenal lebih luas dalam momentum Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya.