CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Sebuah tren olahraga baru tengah menggeliat di Kabupaten Ciamis. Pickleball, olahraga yang memadukan unsur tenis, bulu tangkis, dan tenis meja, kini mulai mencuri perhatian masyarakat dari berbagai kalangan.
Antusiasme ini terlihat nyata di Yard Pickleball, fasilitas lapangan yang baru saja beroperasi sepekan terakhir. Hampir setiap hari, lapangan ini dipenuhi pengunjung yang penasaran ingin mencoba sensasi memukul bola plastik di atas lapangan yang lebih ringkas dibandingkan lapangan tenis konvensional tersebut.
Owner Yard Pickleball, Desi Puspa, mengaku terkejut dengan respons positif masyarakat. Ia menyebut jadwal pemesanan lapangan nyaris selalu penuh sejak hari pertama pembukaan.
“Sejak dibuka sekitar sepekan lalu, jadwal pemesanan lapang hampir selalu penuh dalam setiap harinya,” ujar Desi, Senin (20/4/2026).
Untuk mendukung minat warga, pengelola mematok tarif sewa lapangan yang cukup kompetitif, yakni Rp55.000 per jam dengan penyewaan raket (paddle) seharga Rp15.000.
Menariknya, pengelola juga menyiapkan program promosi khusus untuk menarik lebih banyak peminat. Setiap hari Sabtu, mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB, biaya sewa lapangan akan digratiskan selama tiga jam. Selain itu, tersedia fasilitas coaching clinic cuma-cuma bagi pemula yang ingin mempelajari teknik dasar permainan.
Salah satu pengunjung, Gitta Griselda, mengaku langsung jatuh cinta pada olahraga ini meski baru dua kali mencoba. Menurutnya, pickleball jauh lebih mudah dipelajari dibandingkan olahraga raket lainnya.
“Kesan pertamanya seru, fun banget. Ini perpaduan tenis, pingpong, dan badminton. Lebih gampang dipelajari tanpa perlu coaching yang serius, kita bisa langsung main dan menikmati permainannya,” ungkap Gitta.
Ia juga menilai olahraga ini sangat ramah untuk segala usia, termasuk anak-anak, sehingga cocok dijadikan alternatif olahraga rekreasi keluarga. "Sangat recommended untuk keluarga, cenderung lebih aman juga," tambahnya.
Tidak hanya sekadar rekreasi, pickleball kini telah resmi menjadi cabang olahraga (cabor) di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Hal ini membuka peluang bagi para pemain di Ciamis untuk berkembang ke arah prestasi.
Melihat tren yang terus meningkat, para pegiat olahraga di Ciamis berharap fasilitas serupa semakin menjamur untuk memberi warna baru bagi dunia olahraga di wilayah Priangan Timur, bersaing dengan popularitas tenis dan padel yang sudah lebih dulu berkembang.