Ikuti Kami :

Disarankan:

Tukang Becak di Tasikmalaya Meninggal Mendadak Saat Antar Penumpang di Cihideung, Diduga Akibat Kelelahan

Rabu, 22 Juli 2026 | 11:41 WIB
Tukang Becak di Tasikmalaya Meninggal Mendadak Saat Antar Penumpang di Cihideung, Diduga Akibat Kelelahan
Petugas Polres Tasikmalaya Kota melakukan olah TKP setelah seorang tukang becak meninggal dunia saat mengantarkan penumpang di Jalan Paseh Gunung Ceuri, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Rabu (22/7/2026). Foto: Istimewa

Seorang tukang becak bernama Arif Gunawan (50) meninggal dunia saat mengantarkan penumpang di Jalan Paseh Gunung Ceuri, Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Rabu (22/7/2026).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Seorang tukang becak di Kota Tasikmalaya meninggal dunia secara mendadak saat mengantarkan penumpangnya pada Rabu (22/7/2026) pagi. Korban diduga mengalami kelelahan saat mengayuh becak hingga akhirnya terjatuh dan tidak sadarkan diri di pinggir jalan.

Peristiwa tersebut terjadi sekirw pukul 06.15 WIB di Jalan Paseh Gunung Ceuri, Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

Korban diketahui bernama Arif Gunawan (50), warga Jalan Bantar, Cieunteung Makam, Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari, yang sehari-hari bekerja sebagai tukang becak dan buruh harian lepas.

Mendapat laporan dari masyarakat, jajaran Polres Tasikmalaya Kota langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Pamapta I Polres Tasikmalaya Kota Ipda Jonih Jonansa didampingi Perwira Pengawas (Pawas) Ipda Guntur, bersama personel Unit Inafis, Unit Reskrim, dan anggota Polsek Cihideung.

Jatuh Saat Hendak Mengantar Penumpang Pulang

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula saat korban berada di kawasan Pasar Rel. Seorang pelanggan yang biasa menggunakan jasa becaknya meminta diantar pulang ke rumah.

Korban kemudian mengayuh becaknya menuju kediaman penumpang di wilayah Paseh Gunung Ceuri.

Namun saat perjalanan hampir sampai tujuan dan becak hendak memasuki gang menuju rumah penumpang, korban tiba-tiba menghentikan kayuhan, turun dari becak, lalu terjatuh ke sisi jalan.

Penumpang yang panik langsung meminta bantuan warga sekitar. Seorang pedagang bubur yang berada tidak jauh dari lokasi bersama warga lainnya kemudian berusaha menolong dan memindahkan korban dari posisi semula.

Namun saat hendak dibangunkan, korban sudah dalam kondisi lemas dan tidak memberikan respons.

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT setempat yang selanjutnya diteruskan ke pihak kepolisian.

Polisi Tidak Temukan Tanda Kekerasan

Ipda Jonih Jonansyah menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan awal di lokasi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun luka yang mengarah pada tindak pidana.

Berdasarkan keterangan saksi dan hasil pengecekan fisik, korban diduga meninggal dunia akibat kelelahan saat bekerja mengayuh becak.

"Setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, tidak ditemukan bekas luka maupun tanda-tanda yang mengarah pada tindak kejahatan. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena kelelahan," ujar Ipda Jonih.

Keluarga Menolak Autopsi

Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.

Keluarga juga telah membuat pernyataan resmi bahwa kematian korban diterima sebagai takdir dan tidak akan menuntut pihak mana pun.

Setelah proses pemeriksaan selesai dilakukan, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan beratnya perjuangan para pekerja sektor informal yang setiap hari menggantungkan hidup dari tenaga fisik. Warga yang mengenal korban menyebut Arif merupakan sosok pekerja keras yang sehari-hari mencari nafkah dengan mengayuh becak di wilayah Kota Tasikmalaya.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement