Ikuti Kami :

Disarankan:

Ular Sanca Sepanjang 4 Meter Muncul di Kawali Ciamis, Bikin Heboh Warga

Selasa, 05 Mei 2026 | 15:52 WIB
Ular Sanca Sepanjang 4 Meter Muncul di Kawali Ciamis, Bikin Heboh Warga
Ular Sanca Sepanjang 4 Meter Muncul di Kawali Ciamis, Bikin Heboh Warga. Foto: Istimewa

Warga Dusun Goropak, Desa Kawali, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, dikejutkan dengan kemunculan seekor ular sanca kembang sepanjang sekitar empat meter di saluran air, Selasa (5/5/2026).

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Warga Dusun Goropak, Desa Kawali, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, dikejutkan dengan kemunculan seekor ular sanca kembang sepanjang sekitar empat meter di saluran air, Selasa (5/5/2026).

Kemunculan reptil berukuran besar tersebut sontak memicu kepanikan warga yang saat itu tengah melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan.

Ular yang diketahui bernama ilmiah Malayopython reticulatus pertama kali ditemukan ketika warga bergotong royong membersihkan saluran air. Di tengah aktivitas tersebut, ular terlihat bersembunyi di dalam saluran, membuat suasana mendadak tegang.

Merasa terancam, warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas. Respons cepat pun ditunjukkan oleh tim pemadam kebakaran dari Satpol PP Ciamis.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan, Budi Rahmat, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menjelaskan, petugas langsung bergerak ke lokasi setelah menerima informasi dari masyarakat.

“Petugas menerima laporan dari warga sekitar pukul 10.00 WIB, kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan,” ujarnya.

Tim evakuasi yang terdiri dari personel Damkar segera melakukan penangkapan ular dari dalam saluran air dengan menggunakan peralatan khusus. Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan mengingat ukuran ular yang besar dan lokasi yang sempit.

Meski demikian, upaya tersebut berjalan lancar. Dalam waktu sekitar satu jam, ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban.

“Ular berhasil diamankan dan tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian ini,” kata Budi.

Setelah proses evakuasi selesai sekitar pukul 11.00 WIB, tim Damkar kembali ke markas komando menggunakan kendaraan operasional.

Budi Rahmat juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas, terutama di area yang berpotensi menjadi habitat hewan liar seperti saluran air, kebun, dan semak-semak.

“Jika menemukan hewan berbahaya, segera laporkan ke petugas agar dapat ditangani dengan aman,” pungkasnya.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement