Ikuti Kami :

Disarankan:

VIDEO: Kapolres Ciamis Tinjau Banjir Bangunsari dan Salurkan Bantuan Sembako ke Warga

Kamis, 12 Februari 2026 | 06:38 WIB

Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah meninjau langsung kondisi Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican, yang terdampak banjir akibat jebolnya tanggul sungai Citalahab pada Senin (9/2/2026).

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah meninjau langsung kondisi Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican, yang terdampak banjir akibat jebolnya tanggul sungai Citalahab pada Senin (9/2/2026).

Peninjauan ini dilakukan pada Selasa (10/2/2025) untuk memastikan kondisi warga terdampak dan penanganan darurat berjalan optimal serta progres perbaikan tanggul sungai Citalahab yang jebol akibat banjir yang melanda wilayah tersebut.

Kapolres datang didampingi Wakapolres Ciamis Kompol Sujana, jajaran pejabat utama Polres Ciamis, serta Ketua Bhayangkari Polres Ciamis Ny. Mildha Hidayatullah. Setibanya di lokasi pengungsian, rombongan langsung berinteraksi dengan warga yang terdampak banjir.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah mengatakan pihaknya bersama Forkopimda, TNI, dan pemerintah daerah telah melakukan pengecekan langsung terhadap tanggul yang jebol.

“Hari ini Polres Ciamis bersama Forkopimda dari TNI maupun pemerintah daerah melakukan pengecekan langsung terhadap tanggul yang jebol. Alhamdulillah sudah ada tindak lanjut dari pemerintah daerah dan BBWS melaksanakan perbaikan tanggul,” ujar Hidayatullah.

Banjir yang dipicu jebolnya tanggul tersebut menimbulkan kerugian cukup besar bagi warga. Data sementara mencatat sekitar 200 hektare lahan sawah terendam, sementara 223 kepala keluarga (KK) atau 693 jiwa terdampak, termasuk 50 lansia dan 53 balita.

“Akibat tanggul jebol ini cukup memakan biaya besar. Kerugian yang diderita masyarakat di antaranya sawah sekitar 200 hektare, kemudian jumlah KK yang tertimpa musibah ada 223 KK terdiri dari 693 jiwa,” kata Kapolres.

Selain melakukan peninjauan, Polres Ciamis bersama bhayangkari juga menyalurkan bantuan kepada warga terdampak berupa paket sembako.

“Alhamdulillah hari ini kita bersama-sama memberikan sedikit bantuan berupa sembako kepada masyarakat di sekitar Desa Bangunsari,” ucapnya.

Untuk penanganan bencana, puluhan personel gabungan dikerahkan ke lokasi. Sebanyak 30 personel Polri, 10 personel TNI, serta petugas dari pemerintah daerah, Baznas, dan Satpol PP turut membantu proses evakuasi, distribusi logistik, dan pemantauan kondisi warga.

Kapolres juga menegaskan pentingnya normalisasi sungai untuk mencegah kejadian serupa terulang.

“Kami berinteraksi langsung dengan BBWS untuk normalisasi aliran sungai supaya tidak terjadi lagi jebol. Di daerah ini memang perlu normalisasi dan pengembalian fungsi tanggul yang ada di sekitar Desa Bangunsari,” katanya.

Hidayatullah menambahkan kondisi pengungsian mulai berangsur normal. Sebagian warga yang sebelumnya mengungsi di masjid dan lokasi aman lainnya kini telah kembali ke rumah masing-masing. Personel kepolisian tetap disiagakan di lokasi untuk memastikan keamanan dan membantu masyarakat.

“Anggota kami melaksanakan siaga di lokasi. Alhamdulillah masyarakat yang mengungsi sudah berangsur kembali ke tempat masing-masing,” pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement