Ikuti Kami :

Disarankan:

VIDEO: Mitigasi Banjir Musim Hujan, Ratusan Warga Sukanagara Tasikmalaya Gotong Royong Bersihkan Sungai 3 Kilometer

Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:49 WIB

Ratusan warga Kelurahan Sukanagara, Purbaratu, Kota Tasikmalaya bergotong royong membersihkan sedimentasi dan sampah di sungai sepanjang 3 kilometer pada Sabtu (18/7/2026) pagi. Aksi ini digelar bersama TNI-Polri dan lintas dinas sebagai langkah mitigasi banjir musim hujan.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Kekompakan dan kepedulian warga Kelurahan Sukanagara, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya dalam menjaga kelestarian lingkungan kembali ditunjukkan secara nyata. Ratusan warga turun langsung ke aliran air untuk mengikuti aksi gotong royong massal membersihkan sungai sepanjang tiga kilometer pada Sabtu (18/7/2026) pagi.

Dalam aksi padat karya tersebut, warga bahu-membahu mengangkut tumpukan sampah serta mengeruk sedimentasi berupa material pasir dan batu yang memicu pendangkalan sungai. Kondisi volume air saluran yang kebetulan sedang surut dinilai sangat memudahkan proses pengerukan dan pembersihan di lapangan.

Antusiasme luar biasa tampak dari partisipasi warga lintas generasi, mulai dari kalangan orang tua, dewasa, hingga anak-anak yang ikut ambil bagian. Aksi ini juga diperkuat oleh kolaborasi pentaheliks yang melibatkan Karang Taruna, Asosiasi Rukun Warga dan Tetangga (ARWT), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR), Taruna Siaga Bencana (Tagana), Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup (LH), unsur TNI-Polri, ormas, serta sejumlah dinas terkait lainnya.

Agenda gotong royong ini dipimpin langsung oleh Lurah Sukanagara Hendih Junaedi dan Camat Purbaratu Toni Kuntoro. Turut hadir di lokasi untuk memberikan dukungan di antaranya Ketua Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya Anang Sapaat, Wakapolres Tasikmalaya Kota, perwakilan Dinas Kehutanan, Lanud Wiriadinata, Kapolsek Cibeureum, serta Kepala DPUTR Kota Tasikmalaya. Tak hanya membersihkan sungai, kegiatan juga dirangkaikan dengan aksi penghijauan lewat penanaman bibit pohon di sepanjang bantaran.

Lurah Sukanagara, Hendih Junaedi, menjelaskan bahwa gerakan kebersihan ini difokuskan sebagai langkah mitigasi dini dalam mengantisipasi ancaman bencana hidrometeorologi saat musim hujan tiba nanti. Aksi yang diikuti seluruh elemen warga ini dimulai secara serentak dari wilayah RW 07.

Lebih jauh, ia menyebutkan bahwa sasaran rute pembersihan membentang dari area Hulu Sungai Pasenda hingga bermuara langsung di Sungai Cikalang.

"Yang kami angkat adalah sedimentasi berupa material pasir, batu, serta sampah. Mudah-mudahan ikhtiar ini bisa meminimalisir potensi luapan air ketika musim hujan melanda nanti," kata Hendih Junaedi di sela kegiatan.

Menurut Hendih, kegiatan ini bukan sekadar urusan kebersihan fisik lingkungan, melainkan bagian dari konsep besar membangun karakter kewilayahan sekaligus mengikis problem sosial di masyarakat.

"Secara empiris sudah terjadi degradasi mental, di mana tingkat kepedulian dan kesadaran kolektif mulai menurun. Dengan adanya gotong royong ini, mudah-mudahan bisa mengikis sifat skeptis dan apatis, serta memunculkan kembali nilai-nilai kearifan lokal yang baik," harapnya.

Ia menegaskan, menata dan membangun kewilayahan tidak bisa hanya bertumpu pada satu organisasi saja, melainkan mutlak memerlukan sinergitas dan kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat.

Sebagai dasar urgensi kegiatan, Hendih mengingatkan kembali memori kolektif mengenai peristiwa banjir besar tahun 2021 silam yang sempat menjadi isu nasional dan merendam kawasan RW 05 serta RW 06 di wilayahnya. "Mudah-mudahan dengan gerakan masif ini, wilayah kita sedikit banyak bisa terhindar dari ancaman banjir berulang," ucapnya.

Saat ditanya mengenai pelibatan anak-anak dalam aksi turun ke sungai tersebut, Hendih mengungkapkan bahwa langkah tersebut merupakan strategi edukasi untuk menanamkan kepedulian terhadap kelestarian alam sejak usia dini.

"Melibatkan anak-anak bertujuan untuk menciptakan generasi masa depan yang lebih peduli terhadap lingkungan, sekaligus membangun kesadaran kuat agar mereka senantiasa menjaga kebersihan sungai di lingkungannya," pungkas Hendih.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement