Ikuti Kami :

Disarankan:

Buntut Pengeroyokan 6 Warga di Karaoke, Ratusan Massa Sweeping dan Kepung Polres Banjar

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:42 WIB
Watermark
Buntut Pengeroyokan 6 Warga di Karaoke, Ratusan Massa Sweeping dan Kepung Polres Banjar.

Ratusan massa mendatangi Mako Polres Banjar pada Sabtu (18/7/2026) dini hari usai melakukan sweeping pelaku pengeroyokan terhadap Deni Permana (38). Kasat Reskrim Iptu Pramono Adi menegaskan kasus telah naik sidik dan beberapa pelaku telah diamankan.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Buntut dari aksi pengeroyokan brutal di salah satu tempat hiburan karaoke yang mengakibatkan 6 orang luka-luka, ratusan massa bergerak menggeruduk Mako Polres Banjar pada Sabtu (18/7/2026) dini hari. Kedatangan massa dalam jumlah besar ini bertujuan untuk mendesak kepolisian dan memastikan para terduga pelaku penganiayaan telah dijebloskan ke dalam sel tahanan.

Salah satu korban yang mengalami luka paling parah diketahui bernama Deni Permana (38), warga Lingkungan Jadimulya, RT 02 RW 07, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar. Korban yang menderita luka berat di sekujur tubuh langsung mendapatkan penanganan medis dan pengamanan ketat dari pihak kepolisian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum mengarah ke Mako Polres Banjar, ratusan massa sempat melakukan aksi penyisiran (sweeping) ke kawasan Lingkungan Sukarame, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar. Aksi tersebut dilakukan secara spontan guna memburu keberadaan para pelaku pengeroyokan terhadap Deni Permana.

Puas melakukan penyisiran, massa kemudian bergeser dan mengepung gerbang Polres Banjar untuk menagih komitmen kepolisian. Kedatangan gelombang massa ini langsung dihadapi oleh Kasat Reskrim Polres Banjar, Iptu Pramono Adi Sayang Buana, yang turun menemui mereka tepat di depan pintu gerbang utama.

Proses dialog antara perwakilan massa dan Kasat Reskrim berlangsung cukup alot selama kurang lebih 20 menit. Setelah melalui negosiasi yang tegang, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan di mana 5 orang perwakilan massa diperkenankan masuk ke dalam area Mapolres untuk melihat langsung perkembangan penanganan kasus.

Kasat Reskrim Polres Banjar, Iptu Pramono Adi, menegaskan bahwa laporan kasus pengeroyokan di tempat karaoke tersebut telah resmi naik ke tahap penyidikan. Ia juga memastikan bahwa beberapa terduga pelaku sudah berhasil diringkus oleh jajaran Satreskrim. Namun, Pramono belum bersedia merinci identitas maupun jumlah pasti pelaku yang telah ditangkap.

"Saat ini kasusnya sudah masuk proses penyidikan dan sudah ada beberapa pelaku yang berhasil kita amankan," ujar Iptu Pramono di hadapan massa.

Ketika didesak lebih jauh mengenai total tersangka yang sudah ditangkap, Pramono meminta waktu karena pemeriksaan intensif masih berjalan. "Untuk jumlah pastinya saat ini belum bisa dipastikan, yang jelas proses hukum sedang berjalan secara maraton," terangnya.

Pramono menjelaskan, pergerakan ratusan massa ke kantor polisi ini disinyalir kuat akibat hembusan informasi yang simpang siur dan provokatif di media sosial. Oleh sebab itu, ia mengimbau dengan sangat agar masyarakat Kota Banjar tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya.

"Ya, mereka bergerak karena sempat terprovokasi kabar di medsos. Kami sudah berikan penjelasan kepada perwakilan mereka agar menyerahkan sepenuhnya penuntasan kasus ini pada proses hukum yang sedang berjalan objektif," tegas Kasat Reskrim.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement