Ikuti Kami :

Disarankan:

VIDEO: Tingkatkan IPP Daerah, Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gembleng Ratusan Pemuda Jadi Digital Leader dan Agen Perubahan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:29 WIB

Disparpora Kabupaten Tasikmalaya menggelar pelatihan Digital Leadership bagi ratusan pengurus organisasi pemuda di Ciawi, Selasa (20/10/2026), demi tingkatkan IPP daerah.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Tasikmalaya menggelar kegiatan Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Organisasi Pemuda mengusung tema "Digital Leadership: Akselerasi Pemuda Tasikmalaya sebagai Agen Perubahan di Era Inovasi".

Perhelatan yang berlangsung di Gedung Pengembangan Kompetensi ASN-Ciawi BKPSDM Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (20/10/2026) ini, menjadi langkah konkret bidang kepemudaan untuk mendongkrak capaian Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan dibuka resmi oleh Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya, Asep Muslihat Permana, S.ST, S.Kep.Ners, M.H.Kes, serta dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, H. Aep Syaripudin, S.H., M.H.

Sebanyak ratusan peserta dari perwakilan berbagai organisasi pemuda se-Kabupaten Tasikmalaya tampak antusias mengikuti pembekalan dari dua narasumber, yakni CEO PT Dthree Sukses Mulia, Rusman, serta Praktisi dan Communication Expert, Andi Gumilar.

Kabid Pemuda dan Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya, Asep Muslihat Permana, menegaskan bahwa pelatihan kepemimpinan digital sangat krusial dan relevan di tengah pesatnya gempuran teknologi.

"Ini sebetulnya lebih ke arah pelaksanaan program karena memang kami dari bisang kepemudaann itu adalah punya kewajiban untuk bagaimana IPP ini menjadi meningkat. Jadi di antara salah satunya seperti ini, ada pelatihan kepemimpinan, ada pelatihan kewirausahaan," kata Asep, Selasa (20/10/2026).

Menurut Asep, figur pemimpin pemuda di era modern tidak boleh mengalami gagap teknologi (gapteq). Digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan mutlak.

"Jadi ada katakan lah di masa-masa ini jadi anak baru lahir juga udah tahu digital, masa kita pemimpin aja tidak bisa bermain digital," kelakarnya.

Asep menggarisbawahi bahwa konsep Digital Leadership bukan sekadar menjadikan pemuda pasif sebagai pengguna media sosial, melainkan mampu mengoptimalkan teknologi untuk peningkatan kapasitas diri dan organisasi.

"Tentunya kalau dari lihat indikator itu adalah selain meningkatkanya jumlah kuantitas tetapi meningkatknya jumlah kualitas, mereka pemuda-pemuda yang punya karakter kepemimpinan," katanya.

"Jadi kita sendiri yang memainkan peran, bahwa tekonologi digital ini hanya sebagai alat, bagaimana alat kita untuk mengembangkan kapasitas diri. Memanfaatkan teknologi, bukan dimanfaatkan oleh teknologi," sambung Asep.

Asep menambahkan bahwa akselerasi pemuda sebagai agent of change di era inovasi mensyaratkan lahirnya figur muda yang kreatif, inovatif, inklusif, dan bebas dari tindakan diskriminatif.

"Karena mungkin menginternalisasi ilmu pengetahuan yang mungkin belum bertambah seperti era digital ini, nanti ada inovasinya dengan menemukan pelatiha ini tentunya menjadi menjadi pilot projcet (percontohan), bagaimana dia menyebarkan lagi ilmu-ilmu ke temannya lagi di kelompoknya, sehingga ada perubahan naanti," terangnya.

Dukungan DPRD dan Pentingnya Efektivitas Kepemimpinan Digital

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, H. Aep Syaripudin, memberikan apresiasi tinggi atas inisiasi tema kepemimpinan digital yang digagas Disparpora Kabupaten Tasikmalaya.

"Intinya mau tidak mau, tidak bisa dipungkiri bahwa kita sudah hidup dalam era digital, sehingga melalui kegiatan ini mudah-mudahan para pemuda khususnya di bidang kepemudaan juga bisa menyesuaikan akselerasi dengan digital leadership ini," ujar H. Aep.

Aep mengingatkan bahwa era digital memiliki dua sisi mata pisau, yakni dampak positif dan negatif. Oleh sebab itu, pemuda dituntut cerdas memilah serta memanfaatkan peluang positif digitalisasi demi pembangunan daerah.

"Mudah-mudahan melalui kegiayan ini bisa terlaksana dan bisa kita support ke depannya," ucap Aep.

Sementara itu, CEO PT Dthree Sukses Mulia, Rusman, selaku narasumber memaparkan pentingnya memadukan pengembangan SDM, inovasi, dan kolaborasi pemuda untuk kemajuan Kabupaten Tasikmalaya.

"Menjadi seorang pemimpin memang tidak mudah tapi kita harus belajar menjadi seorang pemimpin yang baik, tujuannya apa menjadi Agent of Change menjadi agen perubahan buat dirinya buat keluarga dan khususnya umumnya buat masyarakat di Kabupaten Tasikmalaya ya," ucap Rusman.

Rusman menyimpulkan bahwa di era modern, kepemimpinan dan digitalisasi sudah tidak dapat dipisahkan. Integrasi teknologi membuat tata kelola organisasi dan komunikasi kepemimpinan berjalan jauh lebih efektif.

"Dorongan untuk Pemkab Kabupaten Tasik harus sering-sering menggabungkan antara pelatihan leadership dengan juga digital sehingga maksimal daripada peranan digital ini bisa dimanfaatkan buat semuanya lebih banyak lagi sehingga komunikasi lebih efektif lebih harmonis dan persepsinya tidak sama ada persepsi yang berbeda. Sehingga tujuan dari pada pemerintah masyarakat sama-sama menjadi satu untuk mencapai tujuan bersama," pungkas Rusman.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin