TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari 27 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, hingga kelurahan di Kota Tasikmalaya turun langsung mengikuti aksi gotong royong membersihkan Jalan Mangin yang menghubungkan wilayah Mangkubumi dan Indihiang, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadan, sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kerapihan lingkungan perkotaan.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta tampak membersihkan rumput liar, semak belukar, serta sampah yang berada di sepanjang ruas jalan yang memiliki panjang sekitar lima kilometer. Selain ASN dan PPPK, aksi gotong royong juga melibatkan partisipasi masyarakat sekitar.
Viman mengatakan, kegiatan tersebut merupakan implementasi dari semangat Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sekaligus mendukung program unggulan Pemerintah Kota Tasikmalaya, yakni Tasik Resik.
"Tujuannya untuk merapikan, membersihkan, dan menjaga lingkungan agar tetap baik. Hal seperti ini tidak cukup hanya menjadi program di atas kertas, tetapi harus diwujudkan melalui gerakan kolektif bersama masyarakat," ujar Viman.
Menurutnya, menjaga kebersihan kota bukan hanya menjadi tanggung jawab satu dinas tertentu, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah dan masyarakat.
"Kegiatan ini melibatkan seluruh ASN dan PPPK dari OPD, kecamatan, hingga kelurahan. Kebersihan bukan hanya tanggung jawab Dinas PUPR atau Dinas Lingkungan Hidup, tetapi tanggung jawab seluruh perangkat daerah. Spiritnya adalah mengajak masyarakat untuk semakin sadar akan pentingnya kebersihan dan kerapihan lingkungan," katanya.
Ia menilai, sebagai kota yang terus berkembang, Tasikmalaya harus mampu menghadirkan lingkungan yang nyaman, bersih, dan tertata bagi masyarakat maupun pengunjung.
Program Jumat Resik dan Minggu Urib Terus Dilanjutkan
Viman menegaskan, kegiatan gotong royong yang dilaksanakan di Jalan Mangin bukanlah kegiatan seremonial semata. Pemerintah Kota Tasikmalaya berkomitmen untuk terus melaksanakan program kebersihan secara berkelanjutan melalui gerakan Jumat Resik dan Minggu Urib.
Menurutnya, peran lurah dan camat sangat penting dalam menggerakkan masyarakat agar terlibat aktif menjaga kebersihan lingkungan di wilayah masing-masing.
"Kami ingin terus hadir di tengah masyarakat. Lurah dan camat harus mampu mengajak warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kerapihan Kota Tasikmalaya," tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya, Ukim Sumantri, mengatakan pihaknya turut mendukung kegiatan tersebut dengan menyiapkan armada pengangkut sampah.
DLH menerjunkan dua unit armada yang bertugas mengangkut hasil pembersihan langsung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
"Seluruh sampah hasil kegiatan langsung kami angkut ke TPA menggunakan dua armada. Sementara area pembersihan dibagi per OPD dengan panjang masing-masing sekitar 100 meter," ujar Ukim.
Melalui kegiatan gotong royong tersebut, Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat sehingga tercipta kota yang lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.