Ikuti Kami :

Disarankan:

Wali Kota Tasikmalaya Beberkan Hasil Rapat Reaktivasi Bandara Lanud Wiriadinata di Jakarta

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:52 WIB
Watermark
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan memberikan keterangan kepada wartawan terkait hasil rapat pembahasan reaktivasi penerbangan Bandara Lanud Wiriadinata di Jakarta. Foto: NewsTasikmalaya.com/Kristian

Reaktivasi rute Halim-Tasikmalaya mendapat dukungan berbagai pihak dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir Oktober atau November 2026.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya terus mendorong percepatan reaktivasi penerbangan di Bandara Lanud Wiriadinata. Upaya tersebut dibahas dalam rapat yang digelar di Jakarta bersama Wakil Jaksa Agung RI, Kementerian Perhubungan, pihak Lanud, dan maskapai penerbangan pada Rabu (30/9/2026).

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, mengatakan reaktivasi rute penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta menuju Tasikmalaya mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk diaspora asal Tasikmalaya.

"Kita memprogres reaktivasi penerbangan yang dari Halim ke Kota Tasik. Alhamdulillah banyak dukungan dari diaspora Kota Tasik, dan kemarin kita rapat bersama Wakajagung, Pak Wamenhub, kemudian juga hadir maskapai," kata Viman di Bale Kota Tasikmalaya, Kamis (1/10/2026).

Menurut Viman, salah satu maskapai telah menyatakan minat untuk membuka rute penerbangan menuju Tasikmalaya. Namun, ia belum mengungkapkan nama maskapai tersebut karena masih dalam tahap pembahasan.

"Maskapai ini ingin membuka pasar penumpang, dan Kota Tasikmalaya dijadikan salah satu pilot project. Dukungan dari Menteri Perhubungan sangat luar biasa, begitu juga dukungan dari Lanud," ujarnya.

Dorong Akses dan Pertumbuhan Ekonomi Priangan Timur

Viman menegaskan, tujuan utama reaktivasi penerbangan bukan semata-mata mengejar keuntungan bisnis, melainkan membuka akses transportasi yang lebih cepat antara Jakarta dan Tasikmalaya.

Menurutnya, Kota Tasikmalaya memiliki posisi strategis sebagai pusat ekonomi dan episentrum aktivitas masyarakat di wilayah Priangan Timur.

"Dulu pada 2017 dan 2020 penerbangan sempat ada dan animonya sangat baik. Hari ini saya yakin antusias masyarakat yang bermobilitas dari Jakarta ke Kota Tasik akan lebih besar dibandingkan saat itu," tegasnya.

Ia optimistis pasar penerbangan di Tasikmalaya dapat tumbuh dengan cepat apabila layanan tersebut kembali beroperasi.

Ditargetkan Beroperasi Akhir Oktober

Viman berharap reaktivasi penerbangan dapat terealisasi pada Oktober atau November 2026. Menurutnya, momentum akhir tahun hingga menjelang Ramadan akan menjadi peluang besar untuk meningkatkan jumlah penumpang.

"Otomatis membentuk market itu tidak terlalu lama. Ada momentum tahun baru, kemudian menjelang Ramadan hingga Idulfitri. Memang target kami akhir Oktober sudah bisa ada penerbangan," katanya.

Ia menjelaskan, pesawat yang akan digunakan merupakan pesawat berkapasitas sekitar 19 penumpang yang dinilai cukup nyaman untuk melayani rute Tasikmalaya-Jakarta.

Selain itu, dukungan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya yang turut hadir dalam pembahasan di Jakarta.

Fasilitas Bandara Dinilai Sudah Siap

Viman menambahkan, sarana dan prasarana di Bandara Lanud Wiriadinata saat ini dinilai telah siap untuk mendukung operasional penerbangan komersial.

Karena itu, menurutnya, tidak ada alasan untuk menunda proses reaktivasi apabila seluruh tahapan dan perizinan telah terpenuhi.

"Fasilitas sudah siap. Analisis penumpang memang akan difokuskan pada hari-hari prioritas, terutama Jumat, Sabtu, dan Minggu. Terkait subsidi, secara aturan memang masih perlu kajian, tetapi kami lebih melihat pada aspek bisnis dan kolaborasi seluruh stakeholder agar harga tiket tetap terjangkau," pungkasnya.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement