Ikuti Kami :

Disarankan:

Wali Kota Tasikmalaya Instruksikan Perbaikan Cepat SDN Citapen Pasca Kebakaran, Seluruh Sekolah Akan Diaudit Instalasi Listrik

Selasa, 21 Juli 2026 | 20:55 WIB
Watermark
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadan meninjau lokasi kebakaran di SDN Citapen dan menginstruksikan percepatan perbaikan bangunan serta audit instalasi listrik di seluruh sekolah. Foto: NewsTasikmalaya.com/Kristian

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadan meninjau lokasi kebakaran di SDN Citapen yang diduga disebabkan korsleting listrik. Pemkot Tasikmalaya akan mempercepat perbaikan bangunan terdampak melalui dana Belanja Tidak Terduga (BTT) agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadan meninjau langsung lokasi kebakaran yang terjadi di SDN Citapen, Kota Tasikmalaya, Selasa (21/7/2026) sore. Dalam kunjungan tersebut, Viman memastikan proses pemulihan pascakebakaran dilakukan secepat mungkin agar aktivitas belajar mengajar tidak terganggu.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 15.55 WIB itu diduga dipicu oleh korsleting listrik pada area selasar yang berada di sekitar gudang sekolah. Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan pada ruang kelas yang digunakan siswa.

Menurut Viman, respons cepat petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah api meluas ke bangunan lain di lingkungan sekolah.

“Alhamdulillah penanganan berlangsung cepat. Ada kolaborasi yang baik antara Damkar Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya sehingga api bisa segera dikendalikan sebelum merambat ke bangunan lainnya,” ujar Viman saat meninjau lokasi.

Perbaikan Akan Dibiayai dari Dana BTT

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota langsung menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk segera melakukan perbaikan terhadap bangunan yang terdampak kebakaran melalui skema Belanja Tidak Terduga (BTT).

Ia menegaskan proses rehabilitasi tidak boleh berlarut-larut karena saat ini siswa tengah memasuki tahun ajaran baru dan membutuhkan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

“Perbaikan harus segera dilakukan. Jangan sampai kerusakan ini mengganggu proses pembelajaran. Anak-anak sedang memulai tahun ajaran baru dan semangat belajar mereka harus tetap terjaga,” katanya.

Seluruh Sekolah Akan Dicek Instalasi Listrik

Peristiwa kebakaran di SDN Citapen menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Tasikmalaya, terutama terkait kondisi bangunan sekolah yang sebagian besar telah berusia cukup tua.

Viman mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem kelistrikan di sekolah-sekolah, baik tingkat SD maupun SMP, guna mencegah kejadian serupa terulang.

Menurutnya, kondisi instalasi listrik yang sudah tua berpotensi menimbulkan risiko korsleting apabila tidak dilakukan pengecekan dan pemeliharaan secara berkala.

“Kami akan meminta dinas terkait melakukan audit terhadap instalasi listrik di seluruh sekolah. Bukan hanya bangunannya yang harus diperhatikan, tetapi juga sistem mekanikal dan elektrikalnya agar benar-benar aman,” tegasnya.

BPBD Diminta Perkuat Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Selain fokus pada aspek infrastruktur, Wali Kota juga meminta Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya yang baru, Budi Martanova, untuk lebih mengintensifkan program edukasi dan simulasi kebencanaan di lingkungan sekolah.

Menurut Viman, kesiapsiagaan siswa dan tenaga pendidik menjadi faktor penting dalam menghadapi situasi darurat, baik kebakaran maupun bencana lainnya.

Ia berharap seluruh sekolah memiliki pemahaman yang baik mengenai langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi keadaan darurat sehingga kepanikan dapat diminimalkan.

“Anak-anak dan guru harus dibekali pengetahuan tentang cara menghadapi kebakaran atau bencana lainnya. Mereka harus tahu apa yang harus dilakukan ketika situasi darurat terjadi,” ujarnya.

Api Tidak Merambat ke Ruang Kelas

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya, Budi Martanova, menjelaskan bahwa titik kebakaran berada di area selasar dekat gudang sekolah.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke ruang belajar maupun bangunan utama sekolah.

“Laporan masuk sekitar pukul 15.55 WIB setelah salat Ashar. Saat kejadian tidak ada aktivitas belajar karena siswa sudah pulang. Api berhasil dikendalikan di lokasi dan tidak merambat ke ruang kelas,” jelas Budi.

Ia memastikan petugas telah melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa dan kondisi sekolah aman untuk digunakan kembali.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan rutin instalasi listrik di fasilitas pendidikan guna mencegah potensi kebakaran, terutama pada bangunan sekolah yang telah berusia puluhan tahun.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement