TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Warga dari empat kampung di Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, mengadukan kondisi jalan yang rusak parah selama hampir dua dekade kepada Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moh Faruk Rozi.
Pertemuan berlangsung di halaman Masjid Kampung Cibatu, Senin (20/10/2025) sore, dan dihadiri perwakilan warga dari Kampung Cibatu, Cibengkok, Cinangsih, dan Cipetey. Dalam kesempatan itu, warga menyampaikan keluhannya atas jalan yang tidak kunjung diperbaiki selama sekitar 18 tahun.
Salah seorang warga Cibatu, Nuning Deity Hidayati, menuturkan bahwa kerusakan jalan sudah terjadi sejak 2006 dan semakin parah dari tahun ke tahun. Berbagai upaya, termasuk demonstrasi ke Balai Kota dan DPRD, menurutnya tidak menghasilkan solusi konkret.
“Kami sudah beberapa kali menyampaikan aspirasi, tapi belum ada perbaikan. Terakhir jalan diperbaiki hanya sekali, itu pun bertahan dua bulan saja,” ujar Nuning.
Ia berharap momentum Hari Jadi ke-24 Kota Tasikmalaya menjadi perhatian pemerintah untuk segera memperbaiki akses jalan di wilayahnya. Nuning juga menjelaskan bahwa kondisi jalan yang rusak telah menyebabkan kecelakaan dan menghambat aktivitas warga.
“Anak-anak pun tidak bisa bermain dengan aman. Kami ingin kampung ini bisa berkembang, bahkan menjadi kampung wisata, tapi sulit terwujud kalau jalannya seperti ini,” tambahnya.
Terkait alasan warga mengadu ke pihak kepolisian, Nuning menyebut karena mereka menaruh harapan kepada Kapolres yang dikenal aktif turun ke lapangan dan memiliki banyak program sosial.
“Kami berharap melalui Pak Kapolres, keluhan kami bisa disampaikan langsung kepada Wali Kota,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Moh Faruk Rozi berjanji akan menindaklanjuti beberapa keluhan warga, terutama terkait aktivitas tambang dan lalu lintas truk yang diduga memperparah kerusakan jalan.
“Kalau memang ada aktivitas penambangan yang tidak berizin, kami akan tindak sesuai hukum. Namun, untuk perbaikan jalan, itu menjadi kewenangan pemerintah daerah,” jelasnya.
Faruk juga menyampaikan akan memfasilitasi pertemuan warga dengan Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadani dan Ketua DPRD, agar aspirasi dapat disampaikan secara langsung.
“Besok kami undang sebagian pengurus RT, RW, dan Karang Taruna untuk bertemu dengan wali kota saat kegiatan donor darah di Polres,” katanya.
Sementara itu, anggota DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PDIP, Kepler Sianturi, mengakui bahwa persoalan jalan di Kelurahan Sukalaksana sudah lama menjadi perhatian dewan, namun belum terealisasi hingga kini.
“Kami sudah menyampaikan aspirasi ini sejak Maret lalu, tapi belum juga ada tindak lanjut dari pemerintah kota,” ujarnya.
Kepler menambahkan, selain masalah infrastruktur, warga juga menyoroti lemahnya penegakan hukum terhadap truk yang melanggar aturan tonase dan jam operasional.
“Kami berharap dengan dukungan Kapolres, penegakan hukum dan perbaikan infrastruktur bisa segera berjalan,” pungkasnya.