Ikuti Kami :

Disarankan:

Ular Sanca 2,2 Meter Masuk Kandang dan Mangsa Ayam Warga di Ciamis

Jumat, 05 Juni 2026 | 12:55 WIB
Ular Sanca 2,2 Meter Masuk Kandang dan Mangsa Ayam Warga di Ciamis
Ular Sanca 2,2 Meter Masuk Kandang dan Mangsa Ayam Warga di Ciamis. Foto: Istimewa

Warga Dusun Sarayuda, Desa Kertaharja, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, dibuat geger dengan kemunculan seekor ular sanca sepanjang sekitar 2,2 meter yang masuk ke kandang ayam milik warga, Jumat (5/6/2026) pagi.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Warga Dusun Sarayuda, Desa Kertaharja, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, dibuat geger dengan kemunculan seekor ular sanca sepanjang sekitar 2,2 meter yang masuk ke kandang ayam milik warga, Jumat (5/6/2026) pagi.

Ular berukuran besar tersebut diketahui sedang memangsa ayam milik Nuhrawan (59) saat pemilik kandang hendak memberi pakan ternaknya sekitar pukul 07.12 WIB.

Merasa khawatir keberadaan reptil tersebut dapat membahayakan keselamatan warga dan lingkungan sekitar, Nuhrawan segera melaporkan kejadian itu kepada UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciamis untuk meminta bantuan evakuasi.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan petugas langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

"Petugas segera merespons laporan warga terkait keberadaan ular sanca di kandang ayam. Saat tiba di lokasi, ular diketahui sedang memangsa ayam milik warga," ujar Budi Rahmat.

Setibanya di lokasi, tim Damkar langsung melakukan penanganan dengan prosedur keselamatan yang ketat. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati mengingat posisi ular berada di dalam kandang ternak.

Meski demikian, petugas berhasil mengendalikan dan mengamankan ular tanpa menemui kendala berarti.

"Alhamdulillah proses evakuasi berjalan aman dan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut," katanya.

Dalam proses evakuasi tersebut, Damkar Ciamis menerjunkan sejumlah personel, di antaranya Yayan Muliyansyah, Suheri, dan Hendra Gunawan. Sementara beberapa petugas lainnya tetap bersiaga di markas untuk menjaga kesiapsiagaan layanan darurat.

Tim menuju lokasi menggunakan satu unit kendaraan operasional Damkar dan berhasil menuntaskan penanganan dalam waktu singkat.

Menurut Budi Rahmat, proses evakuasi selesai sekitar pukul 07.36 WIB atau kurang dari 30 menit sejak laporan diterima.

Setelah ular berhasil diamankan, petugas kembali ke markas untuk melanjutkan tugas piket dan kesiapsiagaan menghadapi laporan masyarakat lainnya.

Damkar Ciamis mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan satwa liar yang berpotensi membahayakan, serta menghindari upaya penanganan secara mandiri demi keselamatan bersama.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement