Ikuti Kami :

Disarankan:

Antisipasi Dampak La Nina, Kadis PUTR Kota Tasikmalaya Minta Semua Kelurahan Tiru Aksi Normalisasi Warga Sukanagara

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:57 WIB
Antisipasi Dampak La Nina, Kadis PUTR Kota Tasikmalaya Minta Semua Kelurahan Tiru Aksi Normalisasi Warga Sukanagara
Antisipasi Dampak La Nina, Kadis PUTR Kota Tasikmalaya Minta Semua Kelurahan Tiru Aksi Normalisasi Warga Sukanagara. Foto: Kristian.

Kepala Dinas PUTR Kota Tasikmalaya Hendra Budiman mengapresiasi aksi warga Sukanagara yang melakukan normalisasi selokan dan sungai, Sabtu (18/7/2026). Hendra mengimbau seluruh kelurahan di Tasikmalaya meniru gerakan ini demi mengantisipasi banjir akibat fenomena La Nina.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kota Tasikmalaya, Hendra Budiman, memberikan apresiasi tinggi kepada warga Kelurahan Sukanagara, Kecamatan Purbaratu. Apresiasi tersebut diberikan atas aksi swadaya masyarakat yang kompak melakukan normalisasi selokan, pembersihan sungai, hingga penanaman pohon secara masif.

Menurut Hendra, gerakan padat karya ini sangat linier dan mendukung penuh program Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya dalam memitigasi potensi bencana akibat perubahan cuaca ekstrem.

Saat ini, wilayah Kota Tasikmalaya memang masih berada dalam fase musim kemarau dan terdampak fenomena El Nino. Namun, berdasarkan proyeksi meteorologi, ke depan cuaca akan memasuki fase La Nina yang memicu curah hujan dengan intensitas tinggi.

Hendra menjelaskan, pembersihan drainase, selokan, dan aliran sungai sangat krusial dilakukan justru sebelum musim penghujan tiba agar saluran air dapat berfungsi optimal.

"Sebab, setelah El Nino mereda, kita akan menghadapi La Nina. Curah hujan diprediksi akan sangat tinggi. Gerakan di Sukanagara ini merupakan langkah antisipasi dan mitigasi banjir yang sangat tepat sebelum musim hujan tiba," ujar Hendra di lokasi kegiatan, Sabtu (18/7/2026).

Hendra berharap gerakan peduli lingkungan seperti ini tidak hanya menjadi agenda seremonial sesaat, melainkan dapat bertransformasi menjadi agenda rutin mingguan di masyarakat. Dampak dari konsistensi warga tersebut dinilai sangat besar dalam meminimalisir risiko banjir perkotaan.

"Terlebih di tengah keterbatasan kondisi fiskal daerah saat ini, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan. Kami berharap semua kelurahan, terutama di setiap wilayah yang dilintasi aliran sungai, irigasi, maupun selokan besar, bergerak bersama melakukan pembersihan. Momentum kemarau ini adalah saat yang paling tepat," tegas Hendra.

Selain fokus pada normalisasi saluran air, Hendra juga memuji inisiatif warga yang merangkaikan kegiatan dengan aksi penghijauan. Ia menyebut, penanaman pohon memiliki fungsi jangka panjang yang vital untuk menjaga stabilitas cadangan air tanah, mengingat mayoritas warga Sukanagara masih mengandalkan sumur dangkal untuk kebutuhan harian.

"Terima kasih juga saya sampaikan kepada Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VI Provinsi Jawa Barat yang telah menyokong bantuan bibit pohon. Paling tidak, pohon-pohon ini nanti membuat lingkungan teduh dan mengikat air tanah dengan baik. Mari bersama-sama kita jaga alam. Saya sangat berharap gerakan mulia ini diikuti oleh seluruh kelurahan yang ada di Kota Tasikmalaya," pungkas Hendra.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement