TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Kabar gembira bagi para pecinta olahraga otomotif di Kota Resik. Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Tasikmalaya bersiap menggelar kegiatan Latihan Bersama (Latber) Drag Bike 201 meter yang akan dilaksanakan pada Minggu (8/3/2026) besok.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 16.30 WIB dengan memanfaatkan sirkuit non-permanen di Jalan KH EZ Muttaqin, tepatnya di area depan SPBU Cikurubuk, Kota Tasikmalaya.
Ketua IMI Kota Tasikmalaya, Tantan Shadir Soniawan, mengungkapkan bahwa pemilihan lokasi di kawasan Linggajaya, Mangkubumi ini didasarkan pada kelayakan infrastruktur jalan yang memadai untuk standar balap lurus (drag).
"Ruas Jalan KH EZ Muttaqin sangat layak untuk dijadikan lintasan resmi. Panjang lintasannya mencapai sekitar 435 meter. Padahal, kita hanya membutuhkan trek utama sepanjang 201 meter, sehingga sisa 200 meter lebih bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk area pengereman (braking zone)," ujar Shadir, Sabtu (7/3/2026) pagi.
Shadir menambahkan bahwa rencana menjadikan ruas jalan ini sebagai lintasan rutin telah melalui proses audiensi dengan Kapolres Tasikmalaya Kota dan Wali Kota Tasikmalaya guna memastikan legalitas dan keamanannya.
Latber ini mengusung misi utama untuk menekan angka balap liar di jalanan umum yang sering kali membahayakan keselamatan publik. Dengan slogan "Say No To Balap Liar", IMI ingin mengarahkan adrenalin generasi muda ke jalur prestasi yang terukur dan aman.
"Ini bukan hanya soal menyalurkan hobi, tetapi juga upaya mencari bibit-bibit atlet balap dari Kota Tasikmalaya. Jika diarahkan dengan benar di lintasan yang resmi, mereka bisa berprestasi dan mengharumkan nama daerah," tegas Shadir.
Inisiasi ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Jupri Surahman (56), tokoh masyarakat Linggajaya, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan yang dinilai mampu meredam aksi balap liar yang kerap meresahkan warga.
"Sebuah kehormatan bagi wilayah kami bisa turut serta dalam upaya menekan balapan liar di Kota Tasikmalaya. Mudah-mudahan ini berdampak positif bagi perkembangan dunia otomotif di Tasikmalaya," pungkas Jupri.