Ikuti Kami :

Disarankan:

Bulog dan Bapanas Salurkan 3.115 Ton Beras untuk 155 Ribu Keluarga di Ciamis

Kamis, 31 Juli 2025 | 22:17 WIB
Watermark
Bulog dan Bapanas Salurkan 3.115 Ton Beras untuk 155 Ribu Keluarga di Ciamis. Foto: NewsTasikmalaya.com/Andri M.

Perum Bulog Cabang Ciamis bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Komisi IV DPR RI menyalurkan bantuan pangan berupa 3.115 ton beras kepada 155.779 keluarga penerima bantuan pangan (PBP) di Kabupaten Ciamis.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Perum Bulog Cabang Ciamis bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Komisi IV DPR RI menyalurkan bantuan pangan berupa 3.115 ton beras kepada 155.779 keluarga penerima bantuan pangan (PBP) di Kabupaten Ciamis.

Bantuan beras tersebut didistribusikan kepada warga di 258 desa dan 7 kelurahan yang tersebar di 27 kecamatan. Setiap keluarga penerima mendapatkan 20 kilogram beras, yang dikemas dalam dua kantong masing-masing seberat 10 kilogram.

Pendistribusian beras bantuan ini merupakan alokasi untuk bulan Juni dan Juli 2025, yang telah dimulai sejak pertengahan Juli dan ditargetkan selesai pada akhir Agustus mendatang.

Salah satu lokasi distribusi berlangsung di Balai Desa Cikoneng, Kecamatan Cikoneng, Kamis (31/7/2025) siang. Sebanyak 565 kepala keluarga dari enam dusun di desa tersebut menerima beras bantuan.

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh anggota Komisi IV DPR RI, Ir H Herry Dermawan, didampingi oleh pimpinan Perum Bulog Cabang Ciamis.

"Mudah-mudahan beras bantuan pangan ini benar-benar membantu keluarga kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pangannya. Gunakanlah beras bantuan ini, jangan sampai dijual," ujar Ir H Herry Dermawan, politikus dari Fraksi PAN.

Ia juga menyampaikan bahwa program bantuan ini diharapkan dapat menjaga kestabilan pangan dan menekan gejolak harga beras yang sempat melonjak pada bulan Juni dan Juli 2025.

"Sehingga harga beras kembali stabil," katanya.

Kenaikan harga beras diakui oleh salah satu penerima bantuan, Siti Nuraisah (56), warga Dusun Pasar Salasa, Desa Cikoneng. "Sudah dua bulan harga beras di warung sampai Rp16.000 per kilogram," keluh ibu satu anak tersebut.

Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan beras ini. "Alhamdulillah sekarang ada bantuan dari pemerintah. Tak perlu beli, gratis," ucapnya.

Dengan adanya bantuan 20 kilogram beras, Siti mengaku tidak perlu membeli beras selama satu hingga dua bulan ke depan. "Tinggal mikirin lauk pauknya," imbuhnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement