Ikuti Kami :

Disarankan:

Diduga Akibat Puntung Rokok, Lahan Perhutani 1,5 Hektare di Pamarican Ciamis Terbakar

Rabu, 16 September 2026 | 08:50 WIB
Diduga Akibat Puntung Rokok, Lahan Perhutani 1,5 Hektare di Pamarican Ciamis Terbakar
Diduga Akibat Puntung Rokok, Lahan Perhutani 1,5 Hektare di Pamarican Ciamis Terbakar.

Lahan Perhutani seluas 1,5 hektare di Desa Neglasari Pamarican Ciamis terbakar (15/9/2026). Api diduga picu puntung rokok dan berhasil dipadamkan Damkar WMK Banjarsari.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Kebakaran lahan melanda kawasan milik Perum Perhutani di Blok Bonja, Dusun Girimulya, RT 34/RW 12, Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Selasa (15/9/2026) malam. Kobaran api membakar tumpukan ampah atau dedaunan jati kering di area seluas sekitar 1,5 hektare.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga yang melintas di jalan menuju Sidamulih sekitar pukul 21.00 WIB. Melihat kobaran api di pinggir jalan yang berpotensi meluas, warga langsung melapor ke Kasi Trantib Kecamatan Pamarican, Ajat Sudrajat, yang kemudian diteruskan ke Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Banjarsari.

Menerima laporan pada pukul 21.22 WIB, tim pemadam kebakaran bergerak cepat menggunakan satu unit mobil pancar bernopol Z 8163 T dan tiba di lokasi dalam response time 13 menit.

Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengonfirmasi penanganan intensif yang dilakukan jajarannya di lokasi kejadian.

"Petugas melaksanakan pemadaman di area sekitar yang terbakar, melaksanakan observasi menyeluruh, dan memastikan api benar-benar padam," kata Budi Rahmat, Rabu (16/9/2026). 

Setibanya di lokasi, tiga personel Pos WMK Banjarsari, terdiri dari Dikri, Nana, dan Nurholis, langsung menyisir dan memadamkan titik api. Penanganan ini turut dibantu oleh anggota Polsek Pamarican, Babinsa, Kasi Trantib Pamarican, Asisten Perhutani, perangkat desa, serta warga setempat.

Penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari kelalaian pengguna jalan atau warga yang membuang puntung rokok sembarangan ke hamparan daun jati kering yang mudah terbakar di musim kemarau.

"Dalam kegiatan tersebut, petugas turut memberikan edukasi mengenai pencegahan kebakaran dan langkah yang perlu dilakukan masyarakat ketika menemukan kejadian kebakaran di lingkungan sekitar," ujarnya. 

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah ini, sementara taksiran kerugian materiil masih dalam pendataan. Seluruh proses pemadaman dan pendinginan selesai dilaksanakan pada pukul 22.40 WIB sebelum petugas kembali siaga di Pos WMK Banjarsari.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement