Pemkot Tasikmalaya Ajukan 2.000 Rumah Tidak Layak Huni untuk Program BSPS Tahun 2027
Pemerintah Kota Tasikmalaya mengajukan sekitar 2.000 rumah tidak layak huni untuk mendapatkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2027.
Disarankan:
Api yang diduga berasal dari area pembuangan limbah sumpit menghanguskan sekitar 200 meter persegi lahan sebelum berhasil dipadamkan petugas Damkar dan BPBD. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Kebakaran terjadi di area pabrik sumpit yang berada di Kampung Manglid, Kelurahan Setiamulya, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Rabu (16/9/2026) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 00.30 WIB itu sempat membuat warga dan pekerja di sekitar lokasi panik.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tasikmalaya yang menerima laporan pada pukul 00.45 WIB langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 01.00 WIB untuk melakukan penanganan.
Koordinator Lapangan Damkar Kota Tasikmalaya, Hendrik Setiana, membenarkan adanya insiden kebakaran tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima petugas, api pertama kali diketahui oleh seseorang yang sedang berjaga di sekitar area pabrik.
Saat itu, terlihat kobaran api cukup besar berasal dari lokasi pembuangan limbah produksi sumpit dan mulai merambat ke lahan kering di sekitarnya. Khawatir api semakin membesar dan menjalar ke bangunan pabrik, saksi kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.
"Betul, telah terjadi kebakaran di area pabrik sumpit pada Rabu dini hari tadi," ujar Hendrik, Rabu (16/9/2026).
Petugas mulai melakukan proses pemadaman pada pukul 01.01 WIB dan berhasil mengendalikan api sekitar pukul 01.40 WIB.
Menurut Hendrik, objek yang terbakar berupa tumpukan limbah sumpit dan lahan kering dengan luas area terdampak sekitar 200 meter persegi.
"Dugaan sementara penyebab kebakaran akibat kelalaian pembakaran di area sekitar lokasi. Area yang terbakar kurang lebih mencapai 200 meter persegi," jelasnya.
Dalam proses penanganan, Regu 3 Damkar Kota Tasikmalaya menerjunkan sejumlah armada, yakni satu unit Fire Truck 04, satu unit Fire Truck 03, serta satu unit Water Supply milik BPBD Kota Tasikmalaya.
Berkat respons cepat petugas, api berhasil dipadamkan sebelum merambat ke bangunan utama pabrik sehingga potensi kerugian yang lebih besar dapat dihindari.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara itu, nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan dan belum dapat ditaksir.
Petugas mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di area yang terdapat tumpukan limbah mudah terbakar dan lahan kering.
Pemerintah Kota Tasikmalaya mengajukan sekitar 2.000 rumah tidak layak huni untuk mendapatkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2027.
Program 3 juta rumah Presiden Prabowo mulai terealisasi di Kota Tasikmalaya. Sebanyak 827 warga menerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) senilai Rp20 juta per rumah untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni.
Tim Penggerak PKK Kota Tasikmalaya melaksanakan Bina Wilayah (Binwil) di Kampung Binaan PKK RW 014 Gunung Ceuri 1, Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung.