Ikuti Kami :

Disarankan:

Ditinggal Menyapu, Rumah Warga Rejasari Banjar Terbakar, Kerugian Capai Rp50 Juta

Selasa, 29 September 2026 | 11:54 WIB
Ditinggal Menyapu, Rumah Warga Rejasari Banjar Terbakar, Kerugian Capai Rp50 Juta
Ditinggal Menyapu, Rumah Warga Rejasari Banjar Terbakar, Kerugian Capai Rp50 Juta. Foto: Istimewa

Rumah milik Sariah (65) di Dusun Rancabulus, Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, terbakar pada Selasa pagi (29/9/2026).

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Sebuah rumah milik Sariah (65), warga Dusun Rancabulus, Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, terbakar pada Selasa (29/9/2026) pagi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta.

Kepala UPTD Penanggulangan Kebakaran BPBD Kota Banjar, Budi Rahmat melalui petugas Damkar Aam Amijaya mengatakan, kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi, saat kejadian pemilik rumah sedang memasak menggunakan tungku. Setelah itu, korban meninggalkan tungku untuk menyapu di bagian depan rumah.

Tak lama kemudian, seorang tetangga bernama Tukiran melihat api sudah membesar dan merambat ke bagian atap rumah.

“Pemilik rumah sedang memasak di tungku, kemudian ditinggal menyapu di depan rumah. Setelah itu, warga melihat api sudah merambat ke atap rumah,” ujar Aam, Selasa (29/9/2026).

Mendapat laporan kejadian, petugas Damkar Kota Banjar langsung menuju lokasi dan melakukan pemadaman. Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran serta dua unit tangki suplai air dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api.

Proses pemadaman, pendinginan, hingga asesmen berlangsung sekitar 57 menit sebelum api berhasil dipastikan padam sepenuhnya.

“Petugas melakukan pemadaman sekaligus pendinginan dan asesmen di lokasi kejadian,” jelas Aam.

Akibat kebakaran tersebut, rumah berukuran sekitar 6 x 9 meter beserta sebagian besar isinya hangus terbakar. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, kerugian material diperkirakan mencapai Rp50 juta dari total nilai aset sekitar Rp150 juta.

Sementara itu, aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan bernilai sekitar Rp100 juta.

Dalam laporan sementara, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Penanganan kebakaran melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD, perangkat desa, PLN, serta masyarakat setempat. Petugas juga memastikan proses pemadaman berjalan lancar tanpa kendala berarti.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement