TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Putra asli Kota Tasikmalaya, Erwin Kurniawan, kembali mengharumkan nama daerah di kancah internasional melalui hobinya terhadap ikan koi. Pria kelahiran 1985 itu dipercaya menjadi juri dalam ajang 5th China Premium Koi Contest dan 1st China Premium Young Koi Contest yang digelar di The Mashan Baiki Pastoral Resort, Jinan, Provinsi Shandong, China, pada 24–26 Oktober 2025.
Erwin yang juga pemilik Tasikigoi, satu-satunya penjual ikan koi impor di Tasikmalaya, didapuk sebagai juri bersama perwakilan dari China, Singapura, Vietnam, dan Malaysia.
Bagi pria asal Kecamatan Cipedes ini, kepercayaan tersebut bukan yang pertama. Sebelumnya, ia juga pernah menjadi juri dalam ajang serupa pada 14–16 Maret 2025 di China.
“Alhamdulillah saya sangat bersyukur, ini menjadi kesekian kalinya saya menjadi juri internasional di China. Dari hobi hingga memiliki Tasikigoi, saya diundang lagi ke ajang sebesar ini, dan tentu membawa nama Kota Tasikmalaya lebih jauh,” ujar Erwin saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (27/10/2025).
Ia menambahkan, kiprahnya di dunia koi internasional tidak lepas dari hubungan baik yang terjalin sejak lama dengan tokoh koi di China.
“Hubungannya sama Mr. Phan, orang paling berpengaruh di China dalam ikan koi, sudah dari 2019. Dan saya ngejuriin juga sudah dari lama ke China,” ungkapnya.
Sebelum berangkat ke China, Erwin menyempatkan diri bersilaturahmi ke Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Chandra, yang memberikan dukungan penuh sekaligus menyerahkan cendera mata untuk dibawa ke ajang tersebut.
“Alhamdulillah Pak Wakil sangat support dan mendukung saya. Pak Wakil juga memberikan cendera mata untuk dibawa ke China agar Kota Tasikmalaya lebih dikenal,” tuturnya.
Erwin juga menyampaikan kabar baik bahwa setelah ajang tersebut, pihak penyelenggara di China berencana mengundang Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk menjajaki peluang kolaborasi di bidang perikanan koi.
“Kabar baiknya, bulan Desember nanti Pemkot diundang oleh pihak China, entah itu Pak Wali atau Pak Wakil. Mudah-mudahan ada pejabat yang bisa berangkat ke China,” ujarnya.
Selain menjadi juri di ajang internasional, Erwin juga kerap berpartisipasi dalam berbagai kontes koi di Indonesia, baik sebagai peserta maupun juri. Ia menuturkan, kecintaannya terhadap ikan koi berawal dari hobi pribadi.
“Awalnya saya hanya menikmati waktu luang dengan merawat ikan koi di rumah. Saya amati pola warna, teknik perawatan, dan cara menghasilkan koi berkualitas tinggi,” katanya.
Seiring waktu, ketertarikannya berkembang menjadi keseriusan. Ia mendalami ilmu seleksi, standar penilaian, dan teknik budidaya dari berbagai sumber dan ahli koi.
“Dari situlah saya mulai banyak diundang sebagai juri, baik di Indonesia maupun internasional. Undangan ke luar negeri ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tapi juga pengakuan atas perjalanan panjang saya di dunia koi,” pungkasnya.