Ikuti Kami :

Disarankan:

Garis Polisi Masih Terpasang di Lokasi Penemuan Diduga Bom Rakitan, Polisi Imbau Warga Jangan Mendekat

Jumat, 11 September 2026 | 12:01 WIB
Watermark
Garis Polisi Masih Terpasang di Lokasi Penemuan Diduga Bom Rakitan, Polisi Imbau Warga Jangan Mendekat. Foto: Denden.

Lokasi penemuan benda diduga bom di Tawang Tasikmalaya masih dipasangi garis polisi (11/9/2026). Tim Gegana dipastikan telah menetralkan rangkaian menggunakan disruptor, polisi kini usut pelaku.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Area gedung bekas pabrik aci Engsun di Jalan Taman Harapan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, masih dipasangi garis polisi (police line) hingga Jumat (11/9/2026) pagi.

Meski lokasi kejadian telah dinyatakan steril dan benda mencurigakan tersebut sudah diceraiberaikan oleh Tim Gegana Satbrimob Polda Jawa Barat, petugas kepolisian tetap melarang warga mendekat karena proses penyelidikan masih terus berjalan. Rasa penasaran sempat memicu sejumlah warga untuk mendatangi lokasi kejadian sejak pagi hari.

"Sengaja datang ke sini, mau lihat lokasi penemuan, katanya ada bom ya, kemarin. Viral kan di medsos, makanya saya penasaran datang ke sini," kata Azam, warga Bebedahan.

Rangkuman Penanganan Kasus dan Hasil Pemeriksaan Gegana

Sebelumnya, peristiwa ini berawal pada Kamis (10/9/2026) sore ketika sekelompok pelajar menemukan benda mencurigakan di atas tembok bagian tengah bangunan bekas pabrik tersebut. Salah seorang saksi, Abdul Wahab (18), menyebutkan bahwa rekannya, Dika, awal mula mendengar suara bip berulang ("nit-nit") yang berasal dari benda berwujud tiga pipa, keypad, layar LCD, jalinan kabel, serta lampu indikator merah yang berkedip. Menyadari potensi bahaya, mereka langsung menghubungi layanan darurat kepolisian 110.

Mendapat laporan warga, jajaran Polres Tasikmalaya Kota, Polsek Tawang, Unit Inafis, hingga Satbrimob Polda Jabar langsung bergerak cepat. Sekitar pukul 20.00 WIB, Tim Penjinak Bom (Jibom) di bawah pimpinan Komandan Detasemen (Danden) Gegana Satbrimob Polda Jabar, Kompol Iyus Ali Yusup, tiba di lokasi dan melakukan sterilisasi area secara menyeluruh.

Berikut poin-poin penting penanganan dan penindakan Tim Gegana di lokasi:

 * Pemeriksaan Sinar-X (X-Ray): Berdasarkan pemindaian X-ray, tim memastikan benda tersebut memiliki unsur rangkaian bom (pipa, baterai, kabel, keypad, LCD), namun tidak memuat bahan peledak aktif maupun inisiator.

 * Tindakan Pencerai-beraian (Disruptor): Demi menerapkan prosedur standar operasional (SOP) keamanan tertinggi, Tim Gegana melakukan tindakan pencerai-beraian rangkaian peledak (Improvised Explosive Device) menggunakan alat disruptor jarak jauh. Suara dentuman terukur sempat terdengar saat proses penembakan disruptor berlangsung.

 * Penyelidikan Kepolisian: Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Januar Rangga Fardhela, menegaskan bahwa kepolisian sedang mendalami motif dan memburu pihak yang meletakkan rakitan tersebut. Saat ini, sedikitnya empat orang saksi telah dimintai keterangan.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement