TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Tim Unit Gegana Satbrimob Polda Jawa Barat diterjunkan langsung ke lokasi penemuan benda mencurigakan diduga bom rakitan di Jalan Taman Harapan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Kamis (10/9/2026) malam.
Di bawah pimpinan Danden Gegana Kompol Iyus Ali Yusup, tim Jibom (Penjinak Bom) mulai memasuki gedung bekas pabrik aci Engsun sekitar pukul 20.00 WIB dengan pengawalan ekstra ketat.
Pantauan di lokasi kejadian, area sekitar gedung disterilkan secara total. Anggota Brimob bersenjata lengkap menyisir dan menjaga ketat seluruh akses masuk. Warga hingga personel kepolisian yang tidak berkepentingan dilarang mendekat demi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Seorang petugas penjinak bom yang mengenakan pakaian pelindung khusus antiradiator (EOD suit) tebal menyerupai kostum robot terlihat masuk ke titik lokasi ditemukannya benda misterius tersebut. Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan dan identifikasi masih berlangsung.
Peristiwa mencekam ini berawal dari laporan sekelompok pelajar yang tengah nongkrong di sekitar lokasi pada Kamis sore. Salah seorang saksi, Abdul Wahab (18), menceritakan bahwa keberadaan benda tersebut pertama kali disadari oleh rekannya bernama Dika.
"Awalnya yang nemu itu teman saya Dika. Kata Dika sebelumnya terdengar suara nit-nit. Disamperin dan dicek dulu dari mana arah suara itu, terus ketemu sumber suaranya dan benda itu langsung dikasih tahu ke kita semua," ujar Abdul Wahab.
Benda berupa pipa berstruktur dengan papan tombol (keypad), layar LCD, kabel, serta lampu indikator merah yang terus berkedip tersebut tergeletak terbuka di atas tembok bagian tengah bangunan.
"Ketemunya lumayan di pertengahan, di atas tembok, tanpa kehalang apa pun. Kaget pas lihat langsung, kayak bom rakitan, ada bunyi juga dan ada kedip-kedip warna merah," terangnya.
Sadar akan bahaya yang mengancam, para pelajar tersebut memilih mundur dan langsung menghubungi layanan darurat kepolisian di nomor 110. Laporan cepat ini langsung direspons petugas gabungan Polres Tasikmalaya Kota, Polsek Tawang, Unit Inafis, hingga penanganan tingkat lanjut oleh Satbrimob Polda Jabar.
Pihak kepolisian masih menunggu hasil penanganan resmi dari Tim Gegana untuk memastikan apakah benda tersebut merupakan bom aktif atau bentuk ancaman lain.