Ikuti Kami :

Disarankan:

Gong Perdamaian Dunia di Ciamis Gaungkan Pesan Persatuan di Tengah Tantangan Bangsa

Selasa, 09 September 2025 | 14:35 WIB
Gong Perdamaian Dunia di Ciamis Gaungkan Pesan Persatuan di Tengah Tantangan Bangsa
Gong Perdamaian Dunia di Ciamis Gaungkan Pesan Persatuan di Tengah Tantangan Bangsa. Foto: NewsTasikmalaya.com/Febrian L.

Peringatan Milangkala ke-16 Gong Perdamaian Dunia di Situs Budaya Karangkamulyan, Kabupaten Ciamis, Selasa (9/9/2025), tidak sekadar menjadi agenda budaya. Acara ini menjelma sebagai seruan moral di tengah bangsa yang sedang menghadapi tantangan ekonomi, keamanan, dan kesenjangan sosial.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Peringatan Milangkala ke-16 Gong Perdamaian Dunia di Situs Budaya Karangkamulyan, Kabupaten Ciamis, Selasa (9/9/2025), tidak sekadar menjadi agenda budaya. Acara ini menjelma sebagai seruan moral di tengah bangsa yang sedang menghadapi tantangan ekonomi, keamanan, dan kesenjangan sosial.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menegaskan pentingnya menghidupkan kembali warisan leluhur berupa 10 Perjanjian Damai Galuh yang sudah ada sejak abad ke-8 Masehi. Nilai-nilai tersebut, kata dia, relevan untuk menjaga keutuhan bangsa di masa kini.

“Kita warga Tatar Galuh betul-betul cinta damai. Segala sesuatu harus diselesaikan melalui musyawarah. Itulah pesan dari leluhur yang masih relevan, apalagi di saat negara kita sedang tidak baik-baik saja. Kita harus saling menghormati, menghargai, dan menjaga persatuan,” ujar Herdiat.

Ia berharap Indonesia segera pulih, baik dari sisi ekonomi maupun keamanan. “Mudah-mudahan negara kita segera bangkit kembali,” tambahnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Iendra Sofyan, yang hadir mewakili Gubernur Jabar, menegaskan Gong Perdamaian Dunia adalah simbol penting yang harus dijaga bersama.

“Gong Perdamaian ini bukan untuk disembah, tetapi sebagai simbol toleransi, persaudaraan, dan ikon kebudayaan. Pesan ini penting, bukan hanya untuk Ciamis, tetapi untuk Indonesia bahkan dunia,” ucap Iendra.

Peringatan tahun ini melibatkan ratusan pelajar dalam kirab bendera dan simbol Bhineka Tunggal Ika. Kehadiran mereka menjadi penegasan bahwa nilai-nilai perdamaian harus ditanamkan sejak dini agar generasi muda tumbuh dengan semangat persatuan dan tidak mudah terpecah oleh perbedaan.

Keberadaan Gong Perdamaian Dunia di Ciamis menambah deretan monumen serupa di Bali, Ambon, Blitar, dan Palu. Hal ini menandai kontribusi Indonesia dalam menjaga perdamaian global.

Acara puncak ditandai dengan prosesi nabeuh gong yang dilakukan Bupati Ciamis bersama Forkopimda, budayawan, serta sesepuh Kerajaan Galuh. Prosesi dilanjutkan dengan pembersihan gong oleh perwakilan berbagai tokoh agama, sebagai simbol kebersihan hati dan semangat persaudaraan.

Dari Tatar Galuh, pesan damai kembali digelorakan bangsa hanya bisa kuat jika rakyatnya bersatu dalam kasih sayang dan musyawarah.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement