Ikuti Kami :

Disarankan:

Gotong Royong Membangun Negeri

Jumat, 07 November 2025 | 08:16 WIB
Gotong Royong Membangun Negeri
Gotong Royong Membangun Negeri.

Di Desa Sukamulya, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat suara mesin ekskavator bersahutan dengan tawa anak-anak yang berlarian di lapangan baru. Sejak awal Oktober, desa yang dikelilingi area pesawahan dan bukit itu menjadi saksi bahwa gotong royong menjadi denyut kehidupan.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com - Di Desa Sukamulya, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat suara mesin ekskavator bersahutan dengan tawa anak-anak yang berlarian di lapangan baru. Sejak awal Oktober, desa yang dikelilingi area pesawahan dan bukit itu menjadi saksi bahwa gotong royong menjadi denyut kehidupan.

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 yang digelar Kodim 0613/Ciamis selama sebulan penuh, bukan hanya menghadirkan pembangunan fisik. Ia membawa semangat kebersamaan yang menyatukan prajurit dan warga dalam satu barisan membangun negeri dari pinggiran.

“TMMD bukan sekadar membangun jalan, tapi membangun harapan,” kata Dansatgas TMMD Letkol Inf Afiid Cahyono, Jumat (7/11/2025).

Ia menyebut pembangunan jalan penghubung antar dusun sepanjang 610 meter itu kini bisa kembali dimanfaatkan untuk mempercepat roda ekonomi warga disana.

Selain itu, lapangan sepak bola, septic tank komunal, dan renovasi rumah tak layak huni (RTLH) menjadi bukti bahwa pembangunan menyentuh kebutuhan dasar warga.

Afiid menjelaskan bahwa TMMD bukan hanya soal semen dan batu. Di balik pembangunan fisik, terselip upaya memperkuat ketahanan sosial. Penyuluhan hukum, wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, hingga teknik pengemasan produk UMKM digelar bergantian. Semua bertujuan satu, untuk membangun manusia seutuhnya.

“Kekuatan bangsa tidak hanya diukur dari kokohnya infrastruktur, tetapi dari kuatnya mental dan moral rakyatnya,” ujar Letkol Afiid.

Selama program berlangsung, prajurit TNI tinggal di rumah warga. Mereka makan bersama, bekerja bersama, dan menjadi bagian dari kehidupan desa. Kepala Dusun Cikadongdong, Asep Rahmat, menyebut kehadiran TNI sebagai energi baru bagi warganya. 

“Anak-anak jadi bangga, semangat belajar meningkat,” katanya.

Di akhir program, 6 November lalu, hasil pembangunan diserahkan secara simbolis kepada pemerintah daerah. Namun warisan TMMD lebih dari itu semangat gotong royong yang tak lekang oleh waktu.

Kolonel Inf Dadi Sutandi, PKP TMMD-126, menyebut TMMD sebagai pondasi masa depan bangsa. “Apa yang kita bangun bersama hari ini adalah awal dari ketahanan nasional yang berakar dari desa,” ujarnya.

Ditambahkan kepala Desa Sukamulya, Entan Surahman, berjanji akan menjaga hasil pembangunan. “Kami akan rawat, agar manfaatnya dirasakan anak cucu,” katanya.

TMMD ke-126 di Sukamulya adalah potret kecil dari mimpi besar membangun Indonesia dari desa, dengan semangat gotong royong sebagai bahan bakarnya. Di sana, TNI bukan hanya pasukan bersenjata, tapi sahabat rakyat yang menanam harapan di tanah yang dulu sunyi.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement