TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Di tengah padatnya aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, beribadah, mengantar anak hingga berkumpul bersama keluarga, kenyamanan pakaian menjadi salah satu faktor yang kerap menentukan kualitas aktivitas seseorang.
Hal tersebut menjadi perhatian Rusman, Owner PT Dthree Sukses Mulia, perusahaan fashion muslim asal Tasikmalaya yang menghadirkan brand Hurim sebagai salah satu produk unggulannya.
Menurut Rusman, pakaian tidak hanya berfungsi sebagai penunjang penampilan, tetapi juga harus mampu memberikan rasa nyaman sepanjang hari.
"Bukan hanya soal bagaimana seseorang terlihat, tetapi bagaimana ia merasa ketika mengenakannya. Pakaian yang nyaman bisa membuat kita menjalani hari dengan lebih tenang," ujar Rusman, Jumat (11/9/2026).
Hurim merupakan lini busana muslim pria yang mengedepankan perpaduan antara kenyamanan, kualitas bahan, dan desain yang elegan. Produk ini juga telah mengantongi Sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) serta ISO 9001:2015.
Pencapaian tersebut menjadikan Dthree sebagai salah satu pelopor pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia yang memiliki produk pakaian dengan standar SNI.
Menurut Rusman, kebutuhan pria modern terhadap pakaian saat ini semakin berkembang. Selain menunjang penampilan, pakaian juga harus fleksibel digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari.
"Karena terkadang kenyamanan bukan tentang sesuatu yang terlihat. Kenyamanan adalah ketika kita bisa berjalan, duduk, bekerja, beribadah, bermain bersama anak, atau berkumpul dengan keluarga tanpa harus terus memikirkan pakaian yang dikenakan," katanya.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Hurim menggunakan material Polyrayon Premium yang dirancang agar nyaman dikenakan dalam berbagai aktivitas.
Bahan tersebut memiliki karakteristik adem, lembut di kulit, tidak mudah kusut, serta tetap nyaman digunakan dalam waktu yang lama.
Keunggulan itu menjadi salah satu alasan mengapa produk Hurim dirancang tidak hanya untuk kebutuhan ibadah, tetapi juga aktivitas harian lainnya.
Pada kategori jubah pria, Dthree menghadirkan dua koleksi utama, yakni Athir Series dan Ardan Series.
Athir Series mengusung konsep desain sederhana namun tetap elegan, cocok bagi pria yang menginginkan tampilan rapi tanpa kesan berlebihan.
Rusman menilai jubah saat ini tidak lagi identik dengan acara tertentu saja. Menurutnya, busana tersebut dapat digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari.
"Jubah pria bukan lagi sekadar pakaian untuk momen tertentu. Jubah bisa menemani ke masjid di pagi hari, saat berkumpul bersama keluarga, maupun ketika beraktivitas sehari-hari," ujarnya.
Sementara itu, Ardan Series ditujukan bagi pria yang menyukai desain lebih modern dengan karakter yang tegas namun tetap sederhana.
Menurut Rusman, kepercayaan diri seseorang tidak selalu dibangun oleh pakaian yang mencolok, melainkan oleh pakaian yang nyaman dan sesuai dengan karakter pemakainya.
"Tidak perlu berlebihan. Dengan desain yang tepat dan bahan yang nyaman, seseorang bisa lebih percaya diri menjalani aktivitasnya. Berpakaian dengan baik bukan menjadi orang lain, tetapi menjadi versi terbaik dari diri sendiri," tegasnya.
Selain produk untuk pria, Dthree juga menghadirkan koleksi sarimbit keluarga yang dirancang untuk mempererat kebersamaan dalam berbagai momen spesial.
Menurut Rusman, sarimbit bukan sekadar menghadirkan warna atau motif yang seragam, melainkan menjadi simbol kebersamaan keluarga dalam momen berharga.
Mulai dari perayaan Lebaran, acara keluarga, hingga sesi foto bersama, pakaian serasi dinilai mampu menghadirkan kesan hangat yang sulit dilupakan.
"Ada momen yang ingin dikenang lebih lama. Ketika ayah, ibu, dan anak mengenakan pakaian yang serasi, ada kebahagiaan sederhana karena mereka sedang merayakan kebersamaan," katanya.
Bagi Dthree, pakaian terbaik bukanlah yang paling menarik perhatian banyak orang, melainkan yang mampu membuat penggunanya merasa nyaman dan percaya diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari bersama orang-orang terdekat.