Ikuti Kami :

Disarankan:

Kemenhaj Kota Tasikmalaya Pastikan 1.339 Jemaah Haji Tetap Berangkat April Ini, Jalur Penerbangan Hindari Zona Perang

Rabu, 08 April 2026 | 16:47 WIB
Kemenhaj Kota Tasikmalaya Pastikan 1.339 Jemaah Haji Tetap Berangkat April Ini, Jalur Penerbangan Hindari Zona Perang
Kemenhaj Kota Tasikmalaya Pastikan 1.339 Jemaah Haji Tetap Berangkat April Ini, Jalur Penerbangan Hindari Zona Perang.

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Tasikmalaya memastikan keberangkatan 1.339 calon jemaah haji tahun 2026 tetap berjalan sesuai jadwal, meski situasi di Timur Tengah tengah memanas. Seluruh persiapan dokumen hingga pembuatan visa per April 2026 ini telah mencapai 100 persen.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Tasikmalaya memastikan keberangkatan 1.339 calon jemaah haji tahun 2026 tetap berjalan sesuai jadwal, meski situasi di Timur Tengah tengah memanas. Seluruh persiapan dokumen hingga pembuatan visa per April 2026 ini telah mencapai 100 persen.

Kepala Kemenhaj Kota Tasikmalaya, Husna Mustofa, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan mitigasi agar proses ibadah haji tidak terganggu oleh dinamika geopolitik internasional.

"Progres kegiatan sampai hari ini berjalan sesuai jadwal, belum ada perubahan. Untuk jadwal masuk asrama haji dimulai pada 21 April mendatang. Rute penerbangan juga dipastikan aman karena menggunakan jalur langsung yang tidak melewati zona konflik," ujar Husna Mustofa, Rabu (8/4/2026) sore.

Di tengah kekhawatiran kenaikan biaya operasional akibat kondisi global, Husna menekankan bahwa tidak ada tambahan biaya bagi jemaah. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang berkomitmen menjaga stabilitas biaya haji bagi masyarakat.

Tahun ini, biaya per orang dipatok di angka Rp91 juta-an. Husna menyebut terjadi tren penurunan harga dalam dua tahun terakhir.

"Tahun kemarin rata-rata turun Rp5 juta, dan tahun ini turun lagi Rp2 juta. Bahkan untuk biaya embarkasi ada penurunan sekitar Rp400 ribu hingga Rp500 ribu. Pak Presiden sudah menegaskan, apa pun yang terjadi dengan kondisi penerbangan, tidak akan ada kenaikan biaya," jelasnya.

Berdasarkan data Kemenhaj, dari total 1.339 jemaah yang akan berangkat, kondisi kesehatan mereka terus dipantau secara intensif. Meski terdapat dua orang jemaah yang dilaporkan sedang sakit, tim medis telah melakukan langkah antisipasi sejak awal.

Mengenai profil jemaah, Husna memaparkan rentang usia yang cukup beragam untuk pemberangkatan tahun ini.

"Jemaah termuda berusia 15 tahun (perempuan), sementara jemaah tertua berusia 86 tahun yang terdiri dari dua orang laki-laki dan perempuan. Semuanya sudah siap, tinggal menunggu hari keberangkatan," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement