Ikuti Kami :

Disarankan:

Pintu Air Gunung Mindi Rusak, Dinas PUTR Kota Tasikmalaya Segera Bongkar Hambatan Penyebab Banjir Cikalang

Kamis, 02 April 2026 | 23:46 WIB
Watermark
Pintu Air Gunung Mindi Rusak, Dinas PUTR Kota Tasikmalaya Segera Bongkar Hambatan Penyebab Banjir Cikalang. Foto: Kristian.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kota Tasikmalaya mengidentifikasi penyebab utama banjir yang merendam puluhan rumah di wilayah Cikalang Pesantren dan sekitarnya pada Kamis (2/4/2026) sore. Masalah utama ditemukan pada pintu air di kawasan hilir yang tidak berfungsi optimal.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kota Tasikmalaya mengidentifikasi penyebab utama banjir yang merendam puluhan rumah di wilayah Cikalang Pesantren dan sekitarnya pada Kamis (2/4/2026) sore. Masalah utama ditemukan pada pintu air di kawasan hilir yang tidak berfungsi optimal.

Kepala Dinas PUTR Kota Tasikmalaya, Hendra Budiman, mengungkapkan bahwa pintu air Gunung Mindi, yang merupakan titik krusial di wilayah hilir Kecamatan Tawang, mengalami kerusakan teknis serius.

"Setelah kami evaluasi di titik paling hilir, ternyata ada pintu air yang tidak bisa dibuka karena tuas putarannya hilang. Akibatnya, debit air yang tinggi tertahan dan meluap ke pemukiman," ujar Hendra saat meninjau lokasi di Cikalang Girang, Kamis malam.

Hendra menjelaskan adanya perbedaan drastis ketinggian muka air antara wilayah hulu dan hilir. Di kawasan Cikalang, genangan air terpantau setinggi satu jengkal, namun di titik hambatan pintu air, ketinggian air mencapai satu meter karena tidak bisa mengalir ke pembuangan akhir.

"Air terus tertahan. Jika pintu ini tidak segera dibongkar, kejadian serupa akan terus berulang setiap hujan deras. Kami berencana melakukan pembongkaran agar aliran air bisa lepas dan langsung mengalir ke arah Leuwi Munding," tegasnya.

Guna mempercepat penanganan, Dinas PUTR akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan tim konsultan pada Jumat (3/4/2026) besok. Langkah ini diambil mengingat curah hujan ekstrem yang sulit diprediksi dalam beberapa hari ke depan.

"Besok kami bersama BBWS dan konsultan akan langsung cek lapangan untuk eksekusi pembongkaran. Kalau hambatan di pintu air Leuwi Munding dan Cikalang BKR ini sudah dilepas, otomatis aliran air dari kota bisa lancar," jelas Hendra.

Sebelumnya, Bidang Sumber Daya Air (SDA) PUTR telah berupaya melakukan pembersihan sampah di saluran wilayah Sutisna Senjaya. Namun, upaya tersebut belum maksimal karena kendala teknis di pintu air hilir.

"Sampah sebenarnya sudah dibersihkan dan tidak ada penumpukan berarti, tapi memang debit air yang sangat tinggi tertahan di pintu air hilir yang rusak tersebut. Solusinya, sistem pintu air di Leuwi Munding dan Cikalang BKR akan kita bongkar atau lepas sementara," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement